MENUJU UMKM BANKABLE: PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TRANSAKSI DIGITAL BERBASIS QRIS DI DESA PUTRAPINGGAN

Authors

  • Mira Rahmawati Universitas Siliwangi
  • Wilman Marino Universitas Siliwangi
  • Annas Syams Rizal Fahmi Universitas Siliwangi
  • Ageng Asmara Sani Universitas Siliwangi
  • Dede Arif Rahmani Universitas Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.30656/w6aha476

Keywords:

QRIS, UMKM, Digitalisasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Desa Putrapinggan

Abstract

Transformasi ekonomi digital menuntut sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan instrumen pembayaran non-tunai guna meningkatkan efisiensi operasional. Namun, pelaku UMKM di Desa Putrapinggan, Kabupaten Pangandaran, masih menghadapi tantangan rendahnya literasi finansial dan ketergantungan yang tinggi pada transaksi tunai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengintroduksi, mensosialisasikan, serta mendampingi pelaku UMKM dalam mengimplementasikan teknologi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Metode pelaksanaan program meliputi tahap identifikasi kebutuhan melalui wawancara dan Focus Group Discussion (FGD), pelatihan literasi keuangan dan simulasi transaksi digital, serta pendampingan aktivasi QRIS yang dilakukan berkolaborasi dengan Bank Mandiri Taspen selaku mitra perbankan. Kegiatan yang dilaksanakan pada 16 Juli 2026 ini diikuti oleh 38 pelaku UMKM secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat konversi adopsi langsung sebesar 34,2%, di mana 13 pelaku UMKM berhasil membuka rekening settlement dan menerima media QRIS akrilik resmi untuk lokasi usaha mereka. Berdasarkan analisis Technology Acceptance Model (TAM), adopsi ini didorong oleh kuatnya persepsi akan kemudahan dan manfaat teknologi, sementara hambatan administratif dan kecemasan teknologi (technological anxiety) menjadi kendala bagi peserta lainnya. Secara makro, integrasi ini berkontribusi dalam membangun jejak digital (digital footprint) yang mendukung inklusi keuangan dan akses permodalan UMKM di masa depan.

References

[1] R. . Rifani, “Penerapan Sistem Pembayaran QRIS pada Sektor UMKM di Kota Parepare,” AMSIR Account. Financ. J., vol. 1, no. 1, pp. 16–23, 2023.

[2] M. Yusuf, Sumarno, and P. Komarudin, “Bank Digital Syariah Di Indonesia : Telaah Regulasi Dan Perlindungan Nasabah,” J. Ekon. Islam, vol. 13, no. 2, pp. 271–285, 2022.

[3] Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, “Kontribusi UMKM dalam Perekonomian Indonesia.”

[4] D. A. Fadhilah and T. Pratiwi, “Strategi Pemasaran Produk UMKM Melalui Penerapan Digital Marketing (Studi Kasus Pada Kelompok Usaha ‘Kremes Ubi’ di Desa Cibunar, Kecamatan Rancakalong, Sumedang),” Coopetition J. Ilm. Manaj., vol. XII, no. 1, pp. 17–22, 2021.

[5] A. S. R. R. Rahman, S. Canon, and M. Mahdalena, “Optimalisasi Penerapan Sistem Pembayaran Digital Melalui QRIS Pada UMKM Kota Gorontalo,” J. Mirain Manag., vol. 8, no. 2, pp. 55–63, 2023, doi: https://doi.org/10.37531/mirai.v8i2.4732.

[6] Badan Pusat Statistik kabupaten pangandaran, “Kecamatan Kalipucang dalam Angka 2025,” Pangandaran, 2025.

[7] D. S. Sudaryanti, A. H. Munawar, A. A. Sani, and A. D. Santosa, “Transformation of MSMEs in Putrapinggan Village Through Digital Marketing Training for Technology-Based Development,” Incl. Soc. Community Servises, vol. 1, no. 1, 2023.

[8] B. Harto, P. Pramuditha, S. Marhanah, P. Juliawati, and A. Yanto Rukmana, “Mendorong Kesuksesan Transformasi Digital UMKM ADZ Craft Melalui Harmonisasi Digital (Digital Marketing, Adopsi Teknologi Digital, Literasi Digital, Kapabilitas Digital),” IKRA-ITH ABDIMAS, vol. 9, no. 1, pp. 202–214, Mar. 2025, doi: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i1.4148.

[9] Bank Indonesia, “Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).”

[10] A. A. Sani, D. Rahmayanti, A.-H. Kamal, D. Ilmiah, and N. B. Abdullah, “Understanding Consumer Behavior: Halal Labeling and Purchase Intentions,” J. Digit. Mark. Halal Ind., vol. 5, no. 1, pp. 117–142, 2023, doi: 10.21580/jdmhi.2023.5.1.16543.

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

“MENUJU UMKM BANKABLE: PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TRANSAKSI DIGITAL BERBASIS QRIS DI DESA PUTRAPINGGAN” (2026) BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 8(2), pp. 266–275. doi:10.30656/w6aha476.