PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DAN PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA DESA BERBASIS SUSTAINABLE TOURISM DI DESA SUNGSANG IV, KAB. BANYUASIN, SUMATERA SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.30656/z9x6gd14Keywords:
Pariwisata Berkelanjutan, Desa Sungsang IV, Pemberdayaan Masyarakat, Pokdarwis, Wisata PesisirAbstract
Kawasan pesisir Desa Sungsang Empat di Kabupaten Banyuasin memiliki kekayaan alam dan budaya strategis yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk pariwisata berkelanjutan. Permasalahan mendasar di desa ini mencakup tingginya ketergantungan warga pada aktivitas perikanan tangkap, minimnya pengetahuan tentang pengelolaan pariwisata, vakumnya kelompok sadar wisata, serta belum tersedianya infrastruktur sosial dan modul edukasi berbasis kearifan lokal. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengembangkan kapasitas warga dalam mengelola potensi desa menjadi kawasan wisata yang mandiri. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan partisipatif dan edukatif yang berlangsung selama enam bulan melalui empat tahapan utama, yaitu sosialisasi pemahaman wisata, pendampingan penguatan kelembagaan, pelatihan serta simulasi praktik layanan wisata yang mencakup penyelesaian konflik, dan diakhiri dengan tahapan evaluasi. Hasil dari rangkaian kegiatan ini meliputi peningkatan pemahaman masyarakat, terbentuknya kembali kepengurusan kelompok penggerak wisata, penyusunan dokumen panduan operasional standar, pembuatan fasilitas promosi digital, rancangan arah pengembangan pariwisata desa, serta penyusunan naskah publikasi untuk jurnal ilmiah nasional terakreditasi. Sebagai kesimpulan, program pemberdayaan ini berhasil meletakkan landasan pengelolaan pariwisata pesisir yang inklusif untuk mendukung peningkatan taraf kesejahteraan ekonomi warga, memperkuat ikatan sosial budaya, dan menjaga kelestarian ekosistem lingkungan secara berkelanjutan.
References
Adi, I. N. R., & Mudiarta, K. G. (2021). Strategi pengembangan desa wisata berbasis
community based tourism. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 6(1), 67-76.
Damanik, J., & Weber, H. F. (2006). Perencanaan ekowisata: Dari teori ke aplikasi.
Penerbit Andi.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. (n.d.). Panduan
program dikti saintek berdampak. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Hasan, A. (2015). Tourism marketing. CAPS (Center for Academic Publishing
Service).
Kotler, P., Bowen, J. T., & Makens, J. C. (2014). Marketing for hospitality and tourism
(6th ed.). Pearson.
Nugroho, I., Negara, P. D., & Yuniar, H. R. (2018). The planning and the
development of the ecotourism village in Indonesia. Journal of Socioeconomics and Development, 1(2), 97-103. https://doi.org/10.31328/jsed.v1i2.532
Pemerintah Desa Sungsang IV. (n.d.). Profil desa Sungsang IV.
Pemerintah Kabupaten Banyuasin. (2023). Rencana pembangunan jangka menengah
daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuasin tahun 2023–2026.
Pemerintah Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009
tentang Kepariwisataan.
Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi pariwisata. Penerbit Andi.
Scheyvens, R. (2002). Tourism for development: Empowering communities. Pearson
Education.
Suansri, P. (2003). Community based tourism handbook: Preserving paradise. REST
Project.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan pembangunan destinasi pariwisata: Konsep dan aplikasinya
di Indonesia. Gava Media.
Tjiptono, F. (2015). Strategi pemasaran (4th ed.). Penerbit Andi.
United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable
development.
United Nations World Tourism Organization. (2013). Sustainable tourism for
development guidebook.
Universitas Sriwijaya. (n.d.). Data kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Sriwijaya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ferdiansyah Rivai, Syuryansyah, Bagaskara Sagita Wijaya, Ridha Amalia, Ramdan Lamato

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
