Implementasi kebijakan Penanganan Pernikahan Dini di Desa Purbadana Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.30656/sawala.v.13i2.y26zxr60Keywords:
Early Marriage, Policy Implentation, Law Number 16 of 2019Abstract
Early marriage remains a social problem in Indonesia despite the enactment of Law Number 16 of 2019 concerning Marriage, which stipulates a minimum marriage age of 19 years for both men and women. This research aims to analyze the implementation of the early marriage prevention policy in Purbadana Village, Kembaran District, Banyumas Regency, using a qualitative descriptive method through interviews, observation, and document review. The results show that the policy implementation was able to reduce the rate of early marriage by 51% in the period of 2023–2024, although the practice is still found, especially in rural areas. Supporting factors for implementation include increased community literacy, family economic empowerment, and supervision of marriage dispensations. The obstacles encountered include strong cultural traditions, economic limitations, and low access to education. Practically, this study offers recommendations for cross-sectoral strategies for the government and stakeholders to suppress the rate of early marriage in areas with similar characteristics.
References
Afis, A. (2024). Implementasi Pasal 7 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan Usia Dini Di Kabupaten Barru. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(9), 57–62.
Anjarwati, E. N., & Haerah, K. (2023). Peran Aktif Pemerintah Desa dalam Mengurangi Angka Pernikahan Anak Usia Dini di Desa Sucopangepok Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember Tahun 2020-2022. Pubmedia Social Sciences and Humanities, 1(2).
Artasandi, A., Resdiana, E., & Soetarto, H. (2024). Penerapan Pengelolaan Keuangan Desa Melalui Siskeudes Dalam Meningkatkan Pembangunan Desa. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 1(1), 54– 68.
Assofi, E. T., Jannah, S., & Muslim, M. (2023). Peran KUA Dalam Menangani Pernikahan Dini Di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas (Studi Kasus di KUA Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Jawa Tengah). Jurnal Hikmatina, 5(3), 224–235.
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik perkawinan usia anak di Indonesia 2022. Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas. (2023). Kecamatan Kembaran dalam angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banyumas. (2024). Data pernikahan dini di Desa Purbadana tahun 2023–2024. Pemerintah Kabupaten Banyumas.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banyumas. (2024). Laporan kasus pernikahan usia anak di Kabupaten Banyumas tahun 2024. Pemerintah Kabupaten Banyumas.
Fatimah, N. E., & Usman, N. (2017). Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Fiqih Di MI Al Islam Tonoboyo Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang. Jurnal Tarbiyatuna, 8(1), 9–22.
Fitriani, A. D., & Wati, E. E. (2024). Pernikahan Dini: Tinjauan Problematika, Perspektif Islam, Dan Solusi Peretasannya. JTE: Journal of Thought and Education, 1(1), 38–56.
Grindle, M. S. (2011). Good enough governance revisited. Development Policy Review, 29(S1), S199–S221.
Ipetu, A. S., Thalib, M. C., & Abdussamad, Z. (2023). Peran Kepala Desa Dalam Pencegahan Pernikahan Usia Dini Di Desa Botungobungo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora Dan Seni, 1(4), 894–904.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2023). Profil anak Indonesia tahun 2023. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.
Maharani, S. T. M., & Kholifah, E. (2024). Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah
Dalam Menangani Pernikahan Dini Di Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 4(6), 11–20.
Marshaliany, E. F. (2019). Pengelolaan Aset Desa Oleh Pemerintah Desa Di Desa Utama Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 6(1), 15–26.
Puspaningrum, I. I. (2024). Implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Batasan Usia Perkawinan Pernikahan Dini Di Kabupaten Sumenep. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 1(1), 484– 496.
Putri, D. K., Farihah, I., & Ropi, I. (2022). Implementasi Program Pencegahan Perkawinan Anak Terpadu (PENTAS) sebagai bentuk perlindungan hak anak di Kabupaten Gunung Kidul. Journal of Human Rights, Culture and Legal System, 2(1), 38–51.
Salsabila, A., & Nuh, M. (2024). Implementasi Kebijakan Dalam Menanggulangi Kasus Pernikahan Dini Di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jepara Tahun 2022. Jurnal Lanskap Politik, 2(1), 55–62.
Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1– 228.
Sari, I. P., & Handayani, S. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi pernikahan usia dini. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 329–333.
Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1– 228.
Subekti, M., Faozanudin, M., & Rokhman, A. (2017). Pengaruh komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi terhadap efektifitas implementasi program bantuan ]operasional sekolah pada satuan pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Tambak. The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA), 3(2), 58–71.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. (2019). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 186.
Wibowo, M. K. B., Octasari, A., Julia, J., & Abubakar, K. (2022). Implementasi Dispensasi Nikah Berdasarkan UU No. 16 Tahun 2019 di Kecamatan Wara Timur Kota Palopo. AL HUKMU: Journal of Islamic Law and Economics, 28– 33.
Downloads
Published
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2025 Aulia Febriyanti, Ulfah Uly Nafisyah, Khofifah Nurul Hidayah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






