Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat Dalam Program KKN-PPM Dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kecamatan Cipocok Jaya

  • Rahmi Winangsih Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Rahmi Mulyasih Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Hukum Universitas Serang Raya
  • Darwis Sagita Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Naniek Afrilla Framanik Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Abstract views: 431 , Pdf downloads: 605
Keywords: Pemberdayaan Masyarakat, PHBS, Participation Rural Action (PRA)

Abstract

Permasalahan pembangunan daerah dapat dilihat melalui evaluasi pencapaian pelaksanaan kegiatan, dengan adanya hal tersebut maka pada Tahun 2019 Pemerintah Kota Serang melakukan antisipasi terkait dengan berbagai permasalahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat Kota Serang, khususnya di Kecamatan Cipocok Jaya. Permasalahan sosial yang terjadi salah satunya terkait dengan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Dengan adanya hal tersebut maka, perlu adanya program pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan metode participation rural action (PRA). Dari adanya program pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat mengatasi berbagai persoalan dalam menggali berbagai kebutuhan masyarakat serta menjadi alternatif solusi bagi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di Kecamatan Cipocok Jaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dwi, P., Ambar, C., & Ridlo, I. A. (2020). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Masyarakat di Kelurahan Rangkah Kota Surabaya Hygienic and Healthy Lifestyle in the Urban Village of Rangkah Surabaya. 8(1), 47–58. https://doi.org/10.20473/jpk.V8.I1.2020.47-58

Fatimah, S., Arifin, I. Z., & Sumpena, D. (2019). Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Kegiatan Program Keluarga Harapan. Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting, 5(1), 63–80. https://doi.org/10.15575/prophetica.v5i1.1308

Hayat, S., Sugianto, & Bunyamin, S. (2021). Pemberdayaan Masyarakat dengan Menerapkan Metode PRA ( Participatory Rural Appraisal ) melalui Aspek Teknologi , Sosial dan Keagamaan. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Desember, 166–182. https://eprints.upnyk.ac.id/26169/1/Buku Participatory Rural Appraisal.pdf

Hudayana, B., Kutanegara, P. M., Setiadi, S., Indiyanto, A., Fauzanafi, Z., Nugraheni, M. D. F., Sushartami, W., & Yusuf, M. (2019). Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk Pengembangan Desa Wisata di Pedukuhan Pucung, Desa Wukirsari, Bantul. Bakti Budaya, 2(2), 3. https://doi.org/10.22146/bb.50890

Indriyanti, M., & Ahwan, M. A. (2021). Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Layanan Informasi Terseleksi Perpustakaan Desa dengan Participatory Rural Appraisal (PRA). Daluang: Journal of Library and Information Science, 1(2), 90–98. https://doi.org/10.21580/daluang.v1i2.2021.8008

Nasor, M. (2016). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi Interpersonal. Jurnal Sosial Soedirman, 4(1), 1–12. http://jos.unsoed.ac.id/index.php/juss/article/view/2330

Nurhajati, N. (2015). Perilaku Hidup Bersih Dan SEhat (PHBS) Masyarakat Desa Samir Dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat. Publiciana, 8(1), 1–18.

Ridwan, I., Dollo, A., & Andriyani, A. (2019). Implementasi Pendekatan Participatory Rural Appraisal pada Program Pelatihan. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 3(2), 88–94. https://doi.org/10.15294/pls.v3i2.34913

Triyono, A. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Buang Air Besar Masyarakat Nelayan Di Kampung Garapan Desa Tanjung Pasir Kabupaten Tanggerang Propinsi Banten. 11(September), 365–374.

PlumX Metrics

Published
2022-12-31
How to Cite
Winangsih, R., Mulyasih, R., Sagita, D. and Framanik, N. A. (2022) “Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat Dalam Program KKN-PPM Dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kecamatan Cipocok Jaya”, BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 4(2), pp. 109-121. doi: 10.30656/ps2pm.v4i2.5845.