Implementasi Kebijakan Program Indonesia Pintar (PIP)

(Studi Kasus pada Sekolah Dasar di Kabupaten Banyumas)

  • Putri Mutiara Rakista Magister Administrasi Publik - UNSOED
Abstract views: 112 , Pdf downloads: 106
Keywords: Implementasi, Indonesia, Pintar, Banyumas

Abstract

Implementasi kebijakan publik merupakan merupakan suatu kegiatan yang dimaksudkan oleh seorang pelaksana atau implementor dengan tujuan untuk merealisasikan suatu program pemerintah sehingga menunjukkan hasil atau mencapai tujuan yang ingin dicapai. Program Indonesia Pintar adalah pemberian bantuan tunai dari pemerintah kepada anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu. Tujuan dari Program Indonesia Pintar adalah meningkatkan akses bagi anak usia 6 sampai dengan 21 tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan, Mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah dan menarik siswa putus sekolah atau tidak melanjutkan agar kembali mendapatkan layanan pendidikan. Penelitian ini terfokus pada dampak program indonesia pintar pada tingkat sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada tingkat sekolah dasar di Kabupaten Banyumas. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Implementasi Program Indonesia Pintar pada tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Banyumas sudah berjalan dengan baik hal ini ditandai dengan proses pelaksanaan program yang dilakukan sesuai dengan tujuan dan SOP yang berlaku.

Implementasi kebijakan publik merupakan merupakan suatu kegiatan yang dimaksudkan oleh seorang pelaksana atau implementor dengan tujuan untuk merealisasikan suatu program pemerintah sehingga menunjukkan hasil atau mencapai tujuan yang ingin dicapai. Program Indonesia Pintar adalah pemberian bantuan tunai dari pemerintah kepada anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu. Tujuan dari Program Indonesia Pintar adalah meningkatkan akses bagi anak usia 6 sampai dengan 21 tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan, Mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah dan menarik siswa putus sekolah atau tidak melanjutkan agar kembali mendapatkan layanan pendidikan. Penelitian ini terfokus pada dampak program indonesia pintar pada tingkat sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada tingkat sekolah dasar di Kabupaten Banyumas. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Implementasi Program Indonesia Pintar pada tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Banyumas sudah berjalan dengan baik hal ini ditandai dengan proses pelaksanaan program yang dilakukan sesuai dengan tujuan dan SOP yang berlaku.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Wahab, Solichin. 2017. Analisis Kebijaksanaan dari Formulasi ke Implementasi Kebijaksanaan Negara. Jakarta : Bumi Aksara.

Agusman, Yudi. 2019. Implementasi Program Indonesia Pintar di Sekolah Dasar Negeri 1 Kolakaasi Kabupaten Kolaka. Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik, 4 (2) (2019), 105-113

Djoyosuroto, Riska Srihandayani. 2018. Implementasi Program Kartu Indonesia Pintar (Kip) Di Sma Negeri 2 Dumoga. MAP (Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik) – Volume 1, Nomor 1, Januari–Maret 2018 : 15-30

Karini, Pilih. 2018. Pengaruh Tingkat Kemiskinan terhadap Angka Partisipasi Sekolah Usia 16-18 Tahun di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan-ISSN: 2087-9490 (p); 2597-940X(o) Vol. 10, No 1 (2018)

Kusumanegara, Solahudin. 2010. Model dan Aktor dalam Proses Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gava Media.

Perry, J. L. (2007). Democracy and the New Public Service. The American Review of Public Administration, vol. 37, No. 1, pp. 3-16.

Putra, Fadillah. 2001. Paradigma Kritis Dalam Studi Kebijakan Publik. Surabaya : Pustaka Pelajar.

Retnanignsih, Hartini. 2018. Program Indonesia Pintar: Implementasi Kebijakan Jaminan Sosial Bidang Pendidikan (Studi di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur Dan Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan). Aspirasi Vol. 8 No. 2, Desember 2017

Ripley Franklin. 2012. Policy Implementation and Bureaucracy. Chicago: The Dorsey Press

Saryono, dkk. 2018. Implementasi Kebijakan Program Indonesia Pintar (PIP) Melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam Upaya Pemerataan Pendidikan. Indonesian Journal of Education Management and Administration Review , Volume 2 Number 1 P ISSN : 2620-9616 E ISSN : 2620-9624. 2018 June

Ustama, Dicky Djatnika. 2009. Peran Pendidikan dalam Pengentasan Kemiskinan. JIAKP, Vol. , No. 1, Januari 2009: 1-12.

Wibowo, Dian Adi. 2014. Pengaruh Pembiayaan Pendidikan, Tingkat Pendidikan, Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan di Jawa Tengah. Jurnal ekonomi, Volume 10, Nomor 2, Oktober 2014

Winters, J. V. 2011. Human Capital, Higher Education Institutions, And Quality of Life. Journal of Regional Science and Urban Economics, (Online). 41 (5): 446- 454, (http://www.science direct.com), diakses 13 Mei 2017.

Yusup, dkk. 2019. Evaluasi Program Indonesia Pintar dalam Peningkatan Akses Pendidikan di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Manajemen Pendidikan Magister Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana . e-ISSN 2549-9661 Volume: 6, No. 1, Januari-Juni 2019 Halaman: 44-53

Zahimu, Hartini. 2018. Evaluasi Program Indonesia Pintar Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Baubau Tahun 2017. Kybernan : Jurnal Studi Kepemerintahan Vol. 2 No. 1 Bulan April 2018 P-ISSN: 2502-2539

Lain-lain:

Badan Pusat Statistik. Jawa Tengah 2017/ 2018. Kabupaten Banyumas: Badan Pusat Statistik.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015). Petunjuk Teknis Program Indonesia Pintar (PIP). Jakarta:KEMENDIKBUD)

Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), Program indonesia Pintar (PIP) serta Program Indonesia Sehat (PIS)

Published
2021-03-02
Section
Articles