Reformulating a Due Diligence-Based Model for Land Sale and Purchase Agreementsto Prevent Disputes and Ensure Legal Certainty

Authors

  • Yuli Hasanah Universitas Islam Malang
  • Abdul Rokhim Islamic University of Malang
  • Mutiara Balqis Nabielah Rahmi Maulana Malik Ibrahim State Islamic University

DOI:

https://doi.org/10.30656/ajudikasi.v10i1.12393

Keywords:

Reformulating, Land Sale, Purchase Agreements, Legal Certainty, Due Diligence

Abstract

Land Sale and Purchase Binding Agreements (Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)) have become a prevalent legal instrument in Indonesian land transactions. However, the frequent occurrence of disputes following the execution of PPJBs suggests that the current binding mechanism does not fully guarantee legal certainty or protection for the parties. These disputes often arise from ambiguous land title status, deficiencies in the legal authority of the parties, discrepancies between physical and juridical land data, and insufficient verification processes prior to transactions. This study analyzes the regulation and practice of land sale and purchase binding agreements under Indonesian positive law, assesses the relevance of the due diligence principle as a preventive legal protection mechanism, and develops a due diligence-based model to enhance legal certainty in land transactions. The research utilizes a normative legal research method, incorporating statutory, conceptual, and case approaches. Primary legal materials, including legislation and judicial decisions, are examined alongside secondary sources such as legal doctrines, scholarly books, and reputable academic journals. The findings indicate that PPJB practices predominantly emphasize formal contractual elements and lack comprehensive legal examination mechanisms. The due diligence principle is shown to be highly relevant as a preventive legal protection tool through legal, administrative, physical, and social assessments conducted prior to transactions. Accordingly, this study introduces the Land Transaction Due Diligence Model (LTDDM), which integrates due diligence into the pre-contractual phase to achieve substantive legal certainty and mitigate the risk of land disputes.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Book

Adrian Sutedi, Peralihan Hak atas Tanah dan Pendaftarannya (Jakarta: Sinar Grafika, 2018)

Boedi Harsono, Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya (Jakarta: Djambatan, 2017)

Brian A. Blum and Amy C. Bushaw, Contracts: Cases, Discussion, and Problems, 5th ed. (New York: Aspen Publishers, 2021)

Fajar, Mukti, dan Yulianto Achmad. Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2017.

Herlien Budiono, Kumpulan Tulisan Hukum Perdata di Bidang Kenotariatan (Bandung: Citra Aditya Bakti, 2016)

Gunawan Widjaja dan Kartini Muljadi, Jual Beli (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2017)

Gutterman, Alan S. Mergers and Acquisitions: Understanding Due Diligence (New York: Business Expert Press, 2018)

Maria S.W. Sumardjono, Kebijakan Pertanahan antara Regulasi dan Implementasi (Jakarta: Kompas, 2001)

-----, Tanah dalam Perspektif Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Jakarta: Kompas, 2009)

Mukti Fajar ND dan Yulianto Achmad, Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2017)

Munir Fuady, Hukum Kontrak: Dari Sudut Pandang Hukum Bisnis (Bandung: Citra Aditya Bakti, 2015) Hukum Bisnis dalam Teori dan Praktik (Bandung: Citra Aditya Bakti, 2018)

Johnny Ibrahim, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif (Malang: Bayumedia Publishing, 2013)

Kelsen, Hans. Pure Theory of Law, Max Knight (Berkeley: University of California Press, 1967)

Howson, Peter. Due Diligence: The Critical Stage in Mergers and Acquisitions, 3rd ed. (London: Routledge, 2017)

Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, Edisi Revisi (Jakarta: Kencana, 2021)

Philipus M. Hadjon, Perlindungan Hukum bagi Rakyat di Indonesia (Surabaya: Bina Ilmu, 1987)

Satjipto Rahardjo, Ilmu Hukum (Bandung: Citra Aditya Bakti, 2014)

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2018)

Subekti, Hukum Perjanjian (Jakarta: Intermasa, 2014)

Radbruch, Gustav. Legal Philosophy (Cambridge: Harvard University Press, 1950)

Reed, Stanley Foster, et al., The Art of M&A Due Diligence (New York: McGraw-Hill, 2007)

Urip Santoso, Pendaftaran dan Peralihan Hak atas Tanah (Jakarta: Kencana, 2019).

Journal Article

Arjaya, I Made, Ni Komang Mahyuni Gita Paramita, dan I Made Suwitra. “Perlindungan Hukum bagi Pembeli Berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli.” Jurnal Tuturan 1, no. 2 (2022): 55–67.

Aulia, Arsiendy. “Prinsip Kehati-hatian PPAT dalam Proses Pengikatan Jual Beli Tanah sebagai Perwujudan Kepastian Hukum.” Recital Review 4, no. 1 (2022): 21–34.

Hutchinson, Terry dan Nigel Duncan, “Defining and Describing What We Do: Doctrinal Legal Research,” Deakin Law Review 17, no. 1 (2012): h. 101-112

Mugiati. “Analisis Yuridis Kepastian Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) atas Tanah.” Jurnal Hukum Mimbar Justitia 8, no. 1 (2022): 35–49.

Rahmat Ramadhani, “Kepastian Hukum yang Terkandung dalam Sertipikat Hak Atas Tanah,” De Lega Lata 2, no. 1 (2017): 149–153.

Savitri, Widya Wahyu. “Kepastian Hukum terhadap Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang Tidak Memenuhi Syarat Materiil.” Begawan Abioso 14, no. 2 (2024): 99–112.

Sutedi, Adrian. “Perlindungan Hukum bagi Pembeli Beritikad Baik dalam Transaksi Hak Atas Tanah.” Jurnal RechtsVinding 10, no. 3 (2021): 365–382.

Stamford, Richard. “Legal Due Diligence and Risk Allocation in Property Transactions,” Journal of Property Law 15, no. 2 (2019): 118–123.

Yuliandari, Eka. “Kedudukan Perjanjian Pengikatan Jual Beli dalam Sistem Hukum Pertanahan Indonesia.” Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan 11, no. 1 (2023): 101–118.

Laws and Regulations

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek).

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris.

Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.

Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2016.

Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala BPN Nomor 3 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan PP Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.

Court Ruling

Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 251 K/Sip/1958

Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1230 K/Sip/1980

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Reformulating a Due Diligence-Based Model for Land Sale and Purchase Agreementsto Prevent Disputes and Ensure Legal Certainty. (2026). Ajudikasi: Jurnal Ilmu Hukum, 10(1), 112-131. https://doi.org/10.30656/ajudikasi.v10i1.12393

Similar Articles

1-10 of 106

You may also start an advanced similarity search for this article.