PENGARUH WORK LIFE-BALANCE DAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT (POS) TERHADAP RETENSI KARYAWAN PT BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG PEMBANTU KABUPATEN PANDEGLANG

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30656/mshdcy54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan perceived organizational support terhadap retensi karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner yang dibagikan kepada 52 karyawan PT Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Kabupaten Pandeglang. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS melalui uji regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji T (parsial), uji F (simultan), serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh signifikan secara parsial terhadap retensi karyawan dengan nilai t-hitung 4,590, dan perceived organizational support berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung 7,252, keduanya melebihi t-tabel (1,676) pada taraf signifikansi 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap retensi karyawan dengan nilai F-hitung 99,518, lebih besar dari F-tabel (3,19). Nilai koefisien determinasi (R-squared) sebesar 0,802 menunjukkan bahwa 80,2% variasi retensi karyawan dapat dijelaskan oleh work- life balance dan perceived organizational support, sedangkan 19,8% dipengaruhi faktor lain. Kesimpulannya, work-life balance dan perceived organizational support memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan. Perusahaan perlu meningkatkan perhatian terhadap kedua faktor tersebut guna mengoptimalkan tingkat retensi karyawan.

Downloads

Published

2025-12-31