Analisis Kesalahan Siswa SMK dalam Menyelesaikan Soal Olimpiade ditinjau dari Teori Nolting

Penulis

  • Putu Sutama Universitas Pendidikan Ganesha
  • Nyoman Arda Wibawa Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.30656/0k7yyh06

Abstrak

Abstrak

Soal Gema Lomba Matematika (GLM) menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi sehingga banyak siswa yang mengalami kendala teknis maupun non-teknis pada saat menyelesaikan soal. Sehingga perlu dilakukan analisis terhadap kesalahan jawaban siswa dalam menjawab soal GLM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan siswa finalis SMK dalam menjawab soal final Gema Lomba Matematika tahun 2025 materi statistika ditinjau dari Teori Nolting. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari enam orang yang dipilih melalui teknik purporive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu soal final GLM SMK tahun 2025 yang berbentuk uraian dengan tipe HOTS. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Analisis difokuskan pada satu soal HOTS materi statistika Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa mengalami enam jenis kesalahan yaitu misread-directions errors (17%), careless errors (33%), concept errors (67%), application errors (83%), test-taking errors (33%), study errors (67%). Faktor penyebab kesalahan mencakup rendahnya pemahaman konseptual, kurangnya latihan soal, rendahnya kemampuan memodelkan masalah matematis, ketelitian, kepercayaan diri, kepanikan, dan manajemen waktu. Temuan ini dapat dijadikan acuan oleh guru atau pembina untuk merancang pembelajaran yang lebih menekankan pada pemahaman konseptual, dan latihan soal-soal HOTS serta dapat dijadikan refleksi bagi siswa untuk lebih mempersiapkan diri mengikuti kompetisi.

Kata kunci: Analisis Kesalahan; Kompetisi Matematika; Teori Nolting

Abstract

The problems used in the Gema Lomba Matematika (GLM) require higher-order thinking skills, causing many students to experience both technical and non-technical difficulties when solving them. Therefore, an analysis of students’ errors in answering GLM problems is necessary. This study aims to identify the types and causes of errors made by vocational high school (SMK) finalists in solving the 2025 GLM final-round statistics problem based on Nolting’s Error Theory. This research employed a descriptive qualitative approach with six participants selected through purposive sampling. The research instrument was a HOTS-based essay problem from the 2025 SMK GLM final. Data were collected through written tests and interviews. The analysis focused on one HOTS problem in the topic of statistics. The results showed that students made six types of errors: misread-directions errors (17%), careless errors (33%), concept errors (67%), application errors (83%), test-taking errors (33%), and study errors (67%). The causes of these errors included low conceptual understanding, lack of practice with HOTS-type problems, weak mathematical modeling ability, lack of accuracy, low self-confidence, panic, and poor time management. These findings can serve as a reference for teachers and coaches in designing instruction that emphasizes conceptual understanding and practice with HOTS problems, as well as a reflection for students to better prepare themselves for mathematics competitions.

Keywords: Error Analysis; Mathematics Competition; Nolting’s Theory

Diterbitkan

2025-12-31

Terbitan

Bagian

Articles