Pengendalian Hama Tikus Sawah Berbasis Hayati dengan Burung Hantu Tyto Alba di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang

  • Lutfi Afifah Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Nurcahyo W. Saputro Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Satriyo R. Adhi Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Ultach Enri Universitas Singaperbangsa Karawang
Abstract views: 217 , PDF downloads: 347
Keywords: Hama, Pengendalian Alami, Pengendalian Biologi, Predator, Tikus

Abstract

Tikus merupakan salah satu hama utama yang menyerang pertanaman padi di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Pengen­dalian yang ramah lingkungan dapat menggunakan agens biologis burung hantu Tyto alba. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk men­sosialisasikan dan memberi pelatihan kepada kelompok tani di Desa Sumber­jaya untuk bisa membuat dan melestarikan pengendalian berbasis hayati dengan menggunakan burung hantu untuk pengendalian tikus sawah. Kegiatan pengabdian masyarakat mitra nya yaitu kelompok tani Kedung Jaya, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran. Hasil dalam kegiatan peng­abdi­an masyarakat ini adalah 80% petani mampu membuat rubuha dan mampu melakukan konservasi musuh alami dengan penanaman refugia. T. alba datang secara alami dan mempergunakan sarang buatan tersebut sebagai tempat pemantauan tikus di areal persawahan. Rubuha yang dibuat oleh tim pengabdian masyarakat bersama dengan petani berjumlah satu rubuha, dengan adanya rubuha contoh tersebut petani mendapatkan pe­nge­tahuan untuk bisa membuat rubuha secara mandiri di Desa Sumberjaya. Adanya rubuha sebagai pengendali hama tikus dan penggunaan refugia untuk konservasi musuh alami menjadikan contoh bagi kelompok tani lain di Desa Sumberjaya untuk bisa mengendalikan hama secara ramah lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, L., Hidayat, P., Buchori, D., . M., & Rahardjo, B. T. (2015). Pengaruh Perbedaan Pengelolaan Agroekosistem Tanaman Terhadap Struktur Komunitas Serangga Pada Pertanaman Kedelai Di Ngale, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Jurnal Hama Dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 15(1), 53–64. https://doi.org/10.23960/j.hptt.11553-64

Afifah, L., Muhammad Bayfurqon, F., & Latifatus Siriyah, S. (2019). Control of Rice Stem Borer Scirpophaga sp. Using Trichogramma sp. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 5(1), 99–107. https://doi.org/10.22146/jpkm.34180

Afifah, L., & Sugiono, D. (2019). Fluctuation of Insect Population on Rice Field in Pangkalan Sub-district Karawang Regency: Indicator for Environmental Health. Jurnal Ilmu Dasar, 20(1), 1–6. https://doi.org/10.19184/jid.v20i1.7150

Amanda, U. D. (2017). Pemanfaatan tanaman refugia untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi. Buletin Ikatan, 7(2), 29-45. https://www.researchgate.net/publication/326846119

Arif, A. (2015). Pengaruh bahan kimia terhadap penggunaan pestisida lingkungan. Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar, 3(4), 134-143. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/jurnal_farmasi/article/view/2218

Bari, D. (2006). Keefektifan Beberapa Isolat Cendawan Entomopatogen Beauveria bassiana (Balsamo) Vuillemin Terhadap Hama Boleng Cylas formicarius (Fabr) (Coleoptera : Curculionidae) di Laboratorium [Institut Pertanian Bogor]. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/50772

Deparaba, F. (2000). Kebijakan Pestisida nasional dalam kaitannya dengan program pengelolaan hama terpadu [Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor]. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/4990

Madusari, S. (2013). Pengendalian Hama Tikus di Perkebunan Kelapa Sawit dengan Menggunakan Burung Hantu (Tyto alba). Jurnal Citra Widya Edukasi, 4(1), 12–19. https://journal.poltekcwe.ac.id/index.php/jurnal_citrawidyaedukasi/article/view/156

Mahmud, T. (2006). Identifikasi Serangga Di Sekitar Tumbuhan Kangkungan [Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. http://etheses.uin-malang.ac.id/4518/

Masyitah, I., Sitepu, S. F., & Safni, I. (2017). Potensi Jamur Entomopatogen untuk Mengendalikan Ulat Grayak Spodoptera litura F. pada Tanaman Tembakau In Vivo. Jurnal Agroekoteknologi FP USU, 5(3), 484–493. https://talenta.usu.ac.id/joa/article/view/2211

Prayogo, Y., & Bayu, M. S. Y. I. (2019). Efficacy of Biopesticide Be-Bas against Sweet Potato Weevils (Cylas formicarius Fabricius) in Tidal Land. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 23(1), 6–15. https://doi.org/10.22146/jpti.32752

Ratih, S. I., Karindah, S., & Mudjiono, G. (2014). Pengaruh sistem pengendalian hama terpadu dan konvensional terhadap intensitas serangan penggerek batang padi dan musuh alami pada tanaman padi. Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 2(3), 18-27. https://jurnalhpt.ub.ac.id/index.php/jhpt/article/view/104

Safirah, R., Widodo, N., & Budiyanto, M. A. K. (2017). Effectiveness botanical insecticides Crescentia cujete fruit and flowers Syzygium aromaticum mortality against spodoptera litura in vitro as a learning resource biology. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 2(3), 265–276. https://doi.org/10.22219/jpbi.v2i3.3874

Sakir, I. M., & Desinta, D. (2019). Pemanfaatan Refugia Dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Padi Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Lahan Suboptimal, 7(1), 97–105. https://doi.org/10.33230/JLSO.7.1.2018.367

Sipayung, E. ., Sitepu, S. ., & Zahara, F. (2018). Evaluasi Serangan Tikus Sawah (Rattus argentiventerRobb & Kloss)Setelah Pelepasan Burung Hantu (Tyto alba) di Kabupaten Deli Serdang Evaluation of Rat’s Attack (Rattus argentiventer Robb & Kloss) After Release of Owl (Tyto alba) in Deli Serdang. Jurnal Online Agroekoteknologi, 6(2), 345–355. https://talenta.usu.ac.id/joa/article/view/2612

Sumini, S. & Bahri, S. (2020). Keanekaragaman dan Kelimpahan Musuh Alami di Tanaman Padi Berdasarkan Jarak dengan Tanaman Refugia. Jurnal Agrotek Tropika, 8(1), 177-184. http://dx.doi.org/10.23960/jat.v8i1.3457

Wahyuningsih, R. D. (2019). Pengaruh Waktu Tanam Tanaman Refugia pada Budidaya Padi dengan Sistem PHT terhadap Wereng Batang Coklat Nilaparvata lugens Stal.(Hemiptera: Delphacidae) [Universitas Brawijaya]. http://repository.ub.ac.id/id/eprint/173096/

Wardah, E., Budi, S., & Lukman, L. (2023). Pemberdayaan Petani Padi Sawah Melalui Pemanfaatan Burung Hantu (Tyto Alba) untuk Pengendalian Hama Tikus (Rattus Argentiventer) di Gampong Pulo Iboh Kecamatan Kuta Makmur. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara, 3(1), 12–16. http://jsmd.dikara.org/jsmd/article/view/43

Widjayanti, T. (2012). Effect of soybean variety, straw Mulch and PGPR application to bacterial pustule disease and the abundance of rizhosphere bacteria [Institut Pertanian Bogor]. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/58253

PlumX Metrics

Published
2024-05-01
How to Cite
Afifah, L., Saputro, N. W., Adhi, S. R., & Enri, U. (2024). Pengendalian Hama Tikus Sawah Berbasis Hayati dengan Burung Hantu Tyto Alba di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 171-177. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v8i2.7467