Implementasi Metode Ishihara pada Tes Buta Warna (Colour Deficiency) di Klinik Amanda-Anyer

  • Fenny Nur Efrianty universitas serang raya
  • Harsiti Harsiti Universitas Serang Raya
  • M. Thoha Nurhadiyan Universitas Serang Raya
Abstract views: 5876 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 14797

Abstract

Abstrak - Buta Warna adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak dapat membedakan warna tertentu yang bisa dibedakan oleh orang dengan mata normal. Seseorang yang menderita buta warna dapat disebabkan oleh kelainan sejak lahir atau akibat penggunaan obat-obatan yang berlebihan. Buta warna umumnya diderita oleh laki-laki, sedangkan wanita hanyalah sebagai gen pembawa atau resesif. Metode Ishihara adalah metode yang digunakan untuk mendeteksi gangguan persepsi warna, berupa tabel warna khusus berupa lembaran pseudoisokromatik (plate) yang disusun oleh titik-titik dengan kepadatan warna berbeda yang dapat dilihat dengan mata normal, tapi tidak bisa dilihat oleh mata yang mengalami defisiensi sebagian warna. Implementasi Metode Ishihara Pada Tes Buta Warna (Colour Deficiency). Penelitian ini dilakukan d Klinik Amanda-Anyer, salah satu klinik yang mengimplementasikan aplikasi tes buta warna sehingga klinik tidak memperlukan lagi buku-buku ishihara untuk proses pengetesan tes buta warna dan dapat melakukan tes buta warna dengan efektif tanpa rekayasa dan hasil yang sesuai, tepat dan cepat. Aplikasi ini dibangun dan dirancang dengan menggunakan metode watterfall dan diagram UML (Unified Modeling Language). Bahasa pemrograman yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini adalah Vb.Net10, dengan database SQLServer2008. Berdasarkan hasil dari pengujian dan penilaian sistem yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Implementasi Metode Ishihara pada Tes Buta Warna (Colour Deficiency) dapat membantu Pihak Klinik Amanda-Anyer dalam melakukan proses pengetesan buta warna bagi masyarakat yang membutuhkan keterangan hasil buta warna dengan hasil yang cepat dan akurat.

Kata Kunci : Metode Ishihara, Tes Buta Warna (Colour Deficiency), klinik Amanda-Anyer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dahlan Abdullah, Irma Oktari. (2015). Aplikasi Perancangan Tes Buta Warna Dengan Menggunakan Metode Ishihara. Jurnal Teknologi Informasi, Vol. 04, No. 1.Universitas Malikussaleh, Aceh.

Dr. Hamdan, M.M, dkk. (2015). Pedoman Penulisan Karya IlmiyahUniversitas Serang Raya. UNSERA : Serang.

Hidayatullah Priyanto. (2014). Visual Basic.NET Membuat Aplikasi Database dan Program Kreatif. Bandung : Informatika.

Murti, H., Santi, R.C.N. (2011). Aplikasi Pendiagnosa Kebutaan Warna dengan Menggunakan Pemrograman Borland Delphi. Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK, Vol. 16, No. 2. ISSN: 0854-9524. Universitas Stikubank , Semarang.

Permana Eka dan Sella Tamara. (2013). Implementasi Sistem Berbasis Web untuk Visualisasi Tes Buta Warna (colourblind test). Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, ISSN: 2252-4517. STMIK Subang.

Purnamasari, Prasetya. (2015). Tes Buta Warna Metode Ishihara Berbasis Komputer (Kelas XI Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMK Negeri 3 Semarang). Teknik Informatika dan Komputer - Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang.

Rini W Benedidicta. (2011). Microsoft Visual Basic 2010 & MySQL. Yogyakarta: Andi yogyakarta, wahana komputer.

S, Rosa dan Shalahuddin, M. 2014. Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika.Wahana Komputer. 2010. SQL Server 2008 Express. Semarang : Informatika.

Widyastuti M., Suyanto, dkk. (2004). Tes Buta Warna Berbasis Komputer. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi. Yogyakarta.

Widianingsih, R., Kridalaksana, dkk. (2012). Aplikasi Tes Buta Warna dengan Metode Ishihara Berbasis Komputer. Jurnal Informatika Mulawarman, Vol. 5, No. 1. Universitas Mulawarman, Samarinda.

PlumX Metrics

Published
2018-10-18
Section
Articles