SISTEM INFORMASI DAN PEMBELAJARAN BATIK MENGGUNAKAN METODE BLENDED LEARNING BERBASIS ANDROID

  • Reynaldi Putra Widia Hardi Universitas Mercu Buana
  • Yesua Universitas Mercu Buana
  • Yudha Praditya Gani Universitas Mercu Buana
  • Tazkiyah Herdi Universitas Mercu Buana
Abstract views: 232 , PDF downloads: 246

Abstract

Model blended learning merupakan kegiatan pembelajaran yang mengkombinasikan kegiatan tatap muka dan daring. Dalam penerapannya pembelajaran ini mengurangi pembelajaran secara langsung di kelas, apalagi dimasa pandemi COVID-19 ini semua sektor dari kantor hingga pendidikan bahkan semua unsur diharuskan untuk memanfaatkan teknologi untuk mengurangi sebaran virus. Batik adalah produk kesenian Indonesia yang banyak disukai oleh banyak negara. Sampai sekarang, batik dikenal sebagai salah satu karya yang sudah menjadi kebanggaan negara Indonesia. Rumah Batik Palbatu selama pandemi mengharuskan kegiatan pembejalaran harus dihentikan sementara. Tidak hanya kegiatan pembelajaran, kegiatan acara-acara yang diselenggarakan oleh Rumah Batik Palbatu pun terkena dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan aplikasi pembelajaran batik dengan dua proses bisnis inti yaitu pembelajaran daring dan luring. Wawancara dengan pihak terkait, observasi dan studi dokumen dilakukan untuk mendapatkan gambaran permasalahan, proses bisnis berjalan dan analisis kebutuhan yang digambarkan dengan rich picture, dan Business Process Modellling Notation (BPMN). Hasil analisis dikembangkan dengan prototyping yang digambarkan menggunakan diagram UML.

 

Kata kunci: Batik, Rumah Batik Palbatu, Aplikasi, Prototype, Pembelajaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

M. T. Hidayat, T. Junaidi, and M. Yakob, “Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Tradisi Lisan Aceh,” J. Mimb. Ilmu, vol. 25, no. 3, pp. 401–410, 2020.

I. Eny Kustiyah, “Batik Sebagai Identitas Kultural Bangsa Indonesia Di Era Globalisasi,” Gema, vol. 30, no. 52, pp. 2456–2472, 2017.

D. P. Andriani, U. Setiaji, and M. Habriantama, “Optimasi Parameter Ketahanan Luntur Batik Terhadap Keringat Dengan Desain Eksperimen Taguchi,” vol. 36, no. 1, pp. 81–94, 2019.

P. S. K and S. Pawirosumarto, “Pengaruh kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan terhadap penggunaan sistem e-learning di program pascasarjana universitas mercu buana,” J. Manaj., vol. 21, no. 2, pp. 282–305, 2017, doi: 10.24912/jm.v21i2.237.

A. Ratnasari, “Studi Pengaruh Penerapan E-Learning Terhadap Keaktifan Studi Kasus Universitas Mercu Buana Jakarta,” Semin. Nas. Apl. Teknol. Inf. 2012, vol. 2012, no. Snati, pp. 15–16, 2012.

Alamsyah, S. Maziyah, and S. Indrahti, “Pengenalan Dan Pelatihan Membatik Pada Remaja Di Jepara,” Harmoni, vol. 4, no. 2, pp. 56–62, 2020.

A. Muthmainnah and M. Suswandari, “Implementasi Station Rotation Blended Learning tehadap Motivasi Belajar dan Pendidikan Karakter Peserta Didik,” Int. J. Public Devot., vol. 3, no. 2, pp. 59–64, 2020.

V. Vydia, “Accelerated Learning Dalam Proses Pembelajaran Dan E-Learning Sebagai Alat Bantu Pembelajaran,” J. Transform., vol. 4, no. 1, p. 1, 2006, doi: 10.26623/transformatika.v4i1.13.

U. A. Chaeruman, “Merancang Model Blended Learning Designing Blended Learning Model,” J. Teknodik, pp. 053–063, 2019, doi: 10.32550/teknodik.v17i4.577.

P.- Matondang, “Blended Learning Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Blended Learning Mata Pelajaran Rancang Bangun Jaringan,” Pedagog. J. Ilmu Pendidik., vol. 17, no. 2, p. 13, 2018, doi: 10.24036/fip.100.v17i2.281.000-000.

Setiawan, R. (2021). Metode SDLC Dalam Pengembangan Software. Retrieved 19 December 2021, from https://www.dicoding.com/blog/metode-sdlc/

Published
2022-03-02
Section
Articles