AKTIVITAS PEMUDA DAN NELAYAN DALAM PENYELAMATAN PANTAI DARI ABRASI DENGAN PENANAMAN MANGROVE DI SEPANJANG PESISIR PANTAI DI KECAMATAN LABUAN KABUPATEN PANDEGLANG PROPINSI BANTEN
DOI:
https://doi.org/10.30656/24dv2248Keywords:
mangrove.,, pantai laba.,, abrasi pantai.,Abstract
Pantai Teluk dan Pantai Laba merupakan tempat yang berada di pesisir pantai di Selat Sunda yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera yang berada di Desa Cigondang Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten dengan kondisi tanah berpasir serta memiliki air payau. Banyak potensi yang dapat dikembangkan dengan melihat kondisi perairan sebagai sumber penghasilan nelayan dimana pantai Teluk dan Laba dekat dengan Samudera Indonesia dimana sumber hasil laut yang sangat melimpah, tempat pariwisata yang memiliki garis pantai yang panjang serta dekat dengan Gunung Krakatau. Dari hasil observasi di lapangan masih belum dioptimalkan kondisi alam yang sangat potensial untuk kegiatan ekonomi, hal ini disebabkan dengan faktor sosial, ekonomi, pemahaman tentang lingkungan, tingkat pendidikan serta adat istiadat yang belum dapat berubah secara signifikan. Di sepanjang pantai masih berpotensi untuk dapat ditanam pohon mangrove dan juga banyak ditemukan yang sudah mati dan tidak terawat, selain itu masih banyak lahan-lahan kosong yang belum tertanami oleh mangrove. Hal ini dikarenakan rendahnya tingkat kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan mangrove. Berdasarkan permasalahan diatas maka perlu adanya (1) sosialisai tentang pentingnya hutan mangrove, tata cara penanaman bibit mangrove, dan (2) melakukan aksi tanam mangrove dengan mengajak warga sekitar, pihak luar baik pemerintah, swasta, BUMN. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan, masyarakat khususnya pemuda dapat memahami tentang pentingnya hutan mangrove dan mengetahui masing-masing manfaat bagian mangrove mulai biji hingga daun serta lahan kosong sebagian besar sudah ditanami dengan bibit pohon mangrove.


