PERBANDINGAN ALGORITMA GREEDY DAN ALGORITMA DJIKSTRA DALAM MENCARI RUTE TERPENDEK PADA PENDISTRIBUSIAN LOGISTIK
DOI:
https://doi.org/10.30656/prosisko.v13i3.12255Abstract
Kelancaran logistik sangat bergantung pada efisiensi rute pengiriman. Penentuan rute secara manual sering menimbulkan inefisiensi dan pembengkakan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja algoritma Dijkstra dan Greedy dalam mencari lintasan terpendek pada jaringan distribusi logistik. Pengujian dilakukan menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan merepresentasikan data ke dalam graf berbobot dari jaringan distribusi 35 kota di Indonesia, menggunakan studi kasus rute Banda Aceh menuju Bandung. Parameter yang dievaluasi meliputi total jarak tempuh, waktu pemrosesan (execution time), dan penggunaan memori (memory usage). Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Dijkstra jauh lebih unggul dengan akurasi optimalitas 100%, menghasilkan rute terpendek sejauh 2019,20 km yang melewati 10 node. Sebaliknya, algoritma Greedy terjebak pada optimum lokal sehingga rute yang dihasilkan memutar sejauh 2863,75 km dengan akurasi hanya 70,51%. Dari segi komputasi, Dijkstra terbukti lebih efisien dengan waktu eksekusi 0,4889 ms dan konsumsi memori 16,33 KB, dibandingkan Greedy yang memakan waktu 8,2643 ms dan memori 22,28 KB. Kesimpulannya, algoritma Dijkstra sangat direkomendasikan karena terbukti lebih presisi, stabil, dan efisien secara operasional untuk diimplementasikan pada sistem navigasi logistik berskala luas.





