Analisis Pengaruh Beban Kerja terhadap Tingkat Kelelahan Pekerja Industri Rumah Tangga Keripik Tempe

  • Irvan Maulana Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
  • Wahyu Widhiarso Universitas Setia Budi https://orcid.org/0000-0002-7668-2453
  • Grita Supriyanto Dewi Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
Abstract views: 1464 , PDF downloads: 2464
Keywords: %CVL, Beban Kerja, Pearson Correlations, SSRT, Tingkat Kelelahan Kerja

Abstract

Industri Rumah Tangga Wijaya Kusuma merupakan industri kecil yang bergerak di bidang makanan kecil dengan memproduksi keripik tempe. Secara keseluruhan dalam proses produksi keripik tempe masih menggunakan tenaga manusia yang mengandalkan kinerja tangan dengan pergerakan yang ber­ulang-ulang sehingga mengakibatkan terjadinya keluhan pasca kerja. Postur kerja dengan kepala yang menunduk dalam posisi duduk yang membungkuk menimbulkan keluhan atau gejala pasca kerja, seperti sakit dibagian leher, bahu, punggung dan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur beban kerja dan tingkat kelelahan yang diterima pekerja serta mengetahui hubungan diantara keduanya. Metode yang digunakan adalah %CVL untuk mengklas­ifikasikan beban kerja melalui denyut nadi pekerja dan kuesioner SSRT untuk mengukur tingkat kelelahan pekerja melalui penilaian subjektif. Pengukuran beban kerja dan tingkat kelelahan dilakukan pada 10 responden. Berdasarkan perhitungan didapatkan beban kerja dengan kategori tidak terjadi kelelahan adalah 6 orang dan pekerja dengan kategori dianjurkan perbaikan tidak mendesak adalah 4 orang. Tingkat kelelahan yang dialami 10 orang pekerja termasuk kelelahan kerja sedang. Dari uji Pearson Correlations diperoleh nilai correlation coefficient sebesar 0,732 yang menunjukkan ada hubungan kuat beban kerja dengan tingkat kelelahan pekerja Industri Rumah Tangga Keripik Tempe.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustinawati, K. R., Dinata, I. M. K., & Primayanti, I. (2019). Hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja Pada pengerajin industri bokor di desa menyali. Jurnal Medika Udayana, 9(9), 1–7. https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/53068

Ayuba, R. S., Lahay, I. H., & Wolok, E. (2019). Pengukuran beban kerja fisik pengrajin kopiah keranjang di Desa Batulayar, Kec. Bongomeme, Kab. Gorontalo. SemanTECH (Seminar Nasional Teknologi, Sains Dan Humaniora), 281–288. http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/semantech/article/view/487

Ernawati, R., & Fauziyyah, H. L. (2022). Penentuan Jumlah Tenaga Kerja Optimal Berdasarkan Beban Kerja pada PT. X. Jurnal Industri & Teknologi Samawa, 3(2), 110–116. https://doi.org/10.36761/jitsa.v3i2.1616

Haryanto, S., Septiari, R., & Rofieq, M. (2020). Analisis Tingkat Kelelahan Pada Pembatik Batik Tulis Menggunakan SOFI (Swedish Occupational Fatigue Index). Journal of Industrial View, 2(2), 29–35. https://doi.org/10.26905/4879

Herdianti, H., Maryana, T., & Supriatna, S. (2019). Hubungan Beban Kerja dan Peran Ganda dengan Kelelahan Kerja Pengrajin Batik. Jurnal Endurance, 4(3), 563–569. http://ejournal.lldikti10.id/index.php/endurance/article/view/3120

Kurniawan, I., & Sirait, G. (2021). Analisis Kelelahan Kerja di Maruwa Indonesia. Computer and Science Industrial Engineering (COMASIE), 4(5 SE - Articles), 53–61. https://ejournal.upbatam.ac.id/index.php/comasiejournal/article/view/3471

Mahmudi, S. F. I., Budiharti, N., & Priyasmanu, T. (2020). Analisa Beban Kerja dan Penentuan Tenaga Kerja Optimal dengan Metode Workload Analysis (WLA) di PT. Bintang Mas Glassolutions, Bedali, Lawang, Malang Jawa Timur-Indonesia. Jurnal Valtech, 3(2), 166–170. https://ejournal.itn.ac.id/index.php/valtech/article/view/2746

Muhidin, S. A., & Somantri, A. (2006). Aplikasi statistika dalam penelitian. Bandung: CV Pustaka Setia. https://onesearch.id/Record/IOS4813.INLIS000000000060420

Nurmufidah, M., & Rumita, R. (2021). Analisis Kelelahan Kerja dengan Metode Subjective Self Rating (Studi Kasus: Pekerja Bagian Produksi) UD Kurnia Mandiri. Jurnal Ergonomi Dan K3, 6(2), 20–29. https://jurnalergonomik3.ti.itb.ac.id/index.php/ergonomik3/article/view/218

Oktavia, S., Rahmahwati, R., & Uslianti, S. (2021). Pengukuran Beban Kerja Fisik dan Tingkat Kelelahan Karyawan PT. XYZ Menggunakan Metode CVL dan IFRC. Jurnal TIN Universitas Tanjungpura, 5(1), 205–210. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jtinUNTAN/article/view/51378

Özkaya, K., Polat, O., & Kalinkara, V. (2018). Physical Workload Assessment of Furniture Industry Workers by Using Owas Method. The Ergonomics Open Journal, 11(1), 11–19. https://doi.org/10.2174/1875934301811010011

Pratiwi, I. P., Astuti, R. D., & Jauhari, W. A. (2019). Analisis Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pegawai Bagian Penyelenggaraan E-Goverment. Seminar Dan Konferensi Nasional IDEC B, 6, 1–B06. https://idec.ft.uns.ac.id/wp-content/uploads/2019/05/ID069.pdf

Rafian, M. A., & Muhsin, A. (2017). Analisis Beban Kerja Mekanik pada Departemen Plant dengan Metode Work Sampling (Studi Kasus pada PT XYZ). OPSI, 10(1), 35–42. https://doi.org/10.31315/opsi.v10i1.2165

Ramdan, I. M. (2019). Measuring Work Fatigue on Nurses: A Comparison between Indonesian Version of Fatigue Assessment Scale (FAS) and Japanese Industrial Fatigue Ressearch Commite (JIFRC) Fatigue Questionnaire. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 7(2), 143–153. https://doi.org/10.24198/jkp.v7i2.1092

Sugiyono, S. (2007). Statistika untuk penelitian. Bandung: CV. Alfabeta. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=509888

Tarwaka, S. H. A., & Sudiajeng, L. (2004). Ergonomi untuk keselamatan, kesehatan kerja dan produktivitas. Surakarta: UNIBA. https://ftp.idu.ac.id/wp-content/uploads/ebook/ip/BUKU ERGONOMI/Buku-Ergonomi.pdf

Tjahayuningtyas, A. (2019). Faktor Yang Mempengaruhi Keluhan Musculoskeletal Disorders ( MSDs ) Pada Pekerja Informal Factors Affecting Musculoskeletal Disorders ( MSDs ). The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 8(1), 1–10. https://e-journal.unair.ac.id/IJOSH/article/view/5668

Usmadi, U. (2020). Pengujian Persyaratan Analisis (Uji Homogenitas dan Uji Normalitas. Inovasi Pendidikan, 7(1), 50–62. https://doi.org/10.31869/ip.v7i1.2281

Utami, S. F., Kusumadewi, I., & Suarantalla, R. (2020). Analisis kelelahan kerja terhadap faktor umur, masa kerja, beban kerja dan indeks masa tubuh pada dosen reguler Fakultas Teknik, Universitas Teknologi Sumbawa Tahun 2019. Hexagon Jurnal Teknik Dan Sains, 1(1), 58–62. http://jurnal.uts.ac.id/index.php/hexagon/article/view/474

Widhiarso, W., & Ernawati, R. (2022). Analisis Beban Kerja pada Proses Perakitan Timbangan. Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri, 12(2), 109–116. https://doi.org/10.36040/industri.v12i2.4416

Widhiarso, W., & Ernawati, R. (2022). Analisis Penyebab Ketidakcocokan Stock Opname Komponen Sparepart di Gudang Sparepart. RADIAL Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi, 10(1), 181–191. https://doi.org/10.37971/radial.v10i1.279

Widodo, A. T. (2020). Beban Kerja Terhadap Tingkat Kelelahan Kerja Pada Pekerja Penggilingan Padi. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 4(Special 1), 47–55. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/article/view/34977

Witjaksani, A. D., & Darnoto, S. (2018). Hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja kuli panggul perempuan di Pasar Legi Kota Surakarta. Prosiding University Research Colloquium, 487–492. http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/227

PlumX Metrics

Published
2023-06-01
How to Cite
Maulana, I., Widhiarso, W., & Dewi, G. S. (2023). Analisis Pengaruh Beban Kerja terhadap Tingkat Kelelahan Pekerja Industri Rumah Tangga Keripik Tempe. Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 9(1), 33-41. https://doi.org/10.30656/intech.v9i1.5619
Section
Articles