Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Ragi (Saccharomyces cereviseae) Terhadap Kadar Etanol dari Kulit Nanas Madu Dengan Metode SHF dan SSF

  • Arifina Febriasari Universitas Serang Raya
  • Ahmad Mujimi Universitas Serang Raya
  • Nawawi Irawan Universitas Serang Raya
  • Roni Candra Universitas Serang Raya
  • Nina Arlofa Universitas Serang Raya
Abstract views: 845 , PDF downloads: 1143
Keywords: bioetanol, kulit nanas, hidrolysis, simultan, sakarifikasi, fermentasi

Abstract

Bioetanol merupakan salah satu energi alternative untuk memenuhi kebutuhan energi. Pada penelitian ini dilakukan sintesis bioethanol dari kulit nanas madu dengan membandingkan dua metode, yaitu separated hydrolysis and fermentation (SHF) dan simultaneous saccharification and fermentation (SSF). Berdasar hasil yang didapat, perbedaan konsentrasi Ragi (Saccharomyces cereviseae) yang diberikan berpengaruh terhadap kadar etanol yang dihasilkan dari proses fermentasi kulit nanas madu. Konsentrasi 5 gram Ragi (Saccharomyces cereviseae) dengan enzim selulose dan beta glukosidase menghasilkan kadar etanol paling tinggi yaitu 30% selama 3 hari fermentasi. Etanol yang di hasilkan pada metode SSF paling tinggi kadarnya sebesar 30% sedangkan dengan metode SHF kadar etanol yang paling tinggi sebesar 17%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmat, abas, 2017. Buah nanas dan manfaatnya, diunduh dari http://www.jitunews.com/read/11897/ini-dia-3-jenis-nanas unggulanindonesia.

Ali, Ridwan, 2008. Sintesis Ester Arabinovanilat dengan Metode Fischer Menggunakan Pelarut Aseton. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan alam Universitas Indonesia Depok.

Ageng, D. dan Putra, S. R. 2009. Profil Fermentasi Sukrosa Menjadi Etanol Menggunakan zymomonas mobilis yang Dikoamobilkan dengan Ekstrak Kasar Invertase. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. ITS : Surabaya.

Agustining, Dhita. 2012. Daya Hambat Saccharomyces cereviseae Terhadap Pertumbuhan Jamur fusarium oxysporum. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.

Andaka, Ganjar. 2010. Pemanfaatan Kulit Nanas untuk Pembuatan Bioetanol dengan Proses Fermentasi, Jurnal SNAST, Periode 11, ISSN : 1979-911X,A20.

Archunan, G. 2004. Microbiology. First Edition. Sarup dan Sons : New Delhi. Arnata, I.W. 2009. Pengembangan Alternatif Teknologi Bioproses Pembuatan Bioetanol Dari Ubi Kayu Menggunakan Trichoderma viride, Aspergillus niger dan Saccharomyces cerevisiae, Tesis. Magister Sains pada Program Studi Teknologi Industri Pertanian : Institut Pertanian Bogor.

Albert, Mora Idiawati, dan Rudiyansyah. 2015. Pembuatan Bioetanol Menggunakan Zymomonas mobilis Dari limbah Tongkol Jagung. Jurnal Sains, Vol. 4 No. 2.

Azizah, N, Al-Baarri dan S. Mulyani. 2012. Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Kadar Alkohol, Ph Dan Produksi Gas Pada Proses Fermentasi Bioetanol Dari Whey Denagan Substitusi Kulit Nanas.

PlumX Metrics

Published
2021-06-01
Section
Articles