Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita <ul> <li class="show"><strong>ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1508927135&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2599 0012</a>&nbsp;(online)</strong></li> <li class="show"><strong>ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1508926422&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2599-0020</a>&nbsp;(print)</strong></li> <li class="show"><strong>DOI:&nbsp;<a href="https://search.crossref.org/?q=2599-0012" target="_blank" rel="noopener">10.30656/jpmwp</a></strong></li> <li class="show"><strong>Accreditation Number:&nbsp;<a href="http://arjuna.ristekdikti.go.id/files/berita/Pemberitahuan_Hasil_Akreditasi_Jurnal_Ilmiah_Periode_VI_Tahun_2019.pdf" target="_blank" rel="noopener">No. 30/E/KPT/2019</a>&nbsp;(SINTA 3)</strong></li> <li class="show"><strong>URL:&nbsp;<a href="/index.php/parahita">http://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita</a></strong></li> </ul> <p align="justify">Community Service Journal Wikrama Parahita is a journal managed by the Institute for Research and Community Service of the University of Serang Raya with&nbsp;ISSN <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1508926422&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2599-0020</a> (Print) and ISSN <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1508927135&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2599-0012</a> (Online).&nbsp;This journal contains articles of community service with the scope of Training and Marketing that are utilized for community empowerment, SMEs and local communities; Community empowerment; Social Access; Community Service Activities by Students; Empowerment of Border Area Communities; Education for Sustainable Development; Community Empowerment Program; Design and Reach Appropriate Technology for Communities.</p> en-US jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id (Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc) jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id (Achmad Fazi Alam, S.Kom) Thu, 28 Apr 2022 00:00:00 +0700 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pelatihan Penyusunan Ransum Berbasis Bahan Lokal untuk Peningkatan Produksi Telur Ayam Kampung https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/3800 <p><em>Pemanfaatan gedebog pisang sebagai pakan unggas bertujuan untuk mengenalkan menu pakan ternak yang berasal dari bahan-bahan organik di sekitar rumah. Pemanfaatan gedebog pisang dengan campuran bahan lainnya (residu rumah tangga) dapat meningkatkan nutrisi pakan ternak. Permintaan pasar untuk telur ayam kampung cukup banyak, namun produksi telur kurang mencukupi. Demikian juga untuk permintaan ayam pedaging belum terpenuhi dengan baik. Mengingat harga jual telur ayam kampung dan pedaging tinggi serta permintaan pasar selalu ada, maka perlu dilakukan penyuluhan dan pelatihan agar peternak kecil, khususnya mitra dapat menerapkan pemeliharaan dan perawatan unggas dengan baik dengan mencukupi kebutuhan nutrisinya. Tujuan penyuluhan dan pelatihan adalah meningkatkan produksi telur dan pedaging ayam kampung dengan memanfaatkan gedebog pisang dan bahan organik yang tersedia di sekitar lingkungan tempat tinggal. Target khusus yang ingin dicapai adalah menemukan racikan dan komposisi pakan ternak dengan kandungan nutrisi yang layak untuk mendukung produksi telur. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dan target khusus tersebut adalah penyuluhan/ceramah, demonstrasi pembuatan pakan, pendampingan kerja dan pencatatan biaya produksi dan hasil. Penggunaan pakan berbasis lokal dapat mengurangi biaya pakan dan dapat meningkatkan produksi telur. Pemberian pakan berimbang harus tetap dilanjutkan dan kandungan nutrisi dipenuhi agar ayam kampung dapat lebih rutin bertelur (tiap 30 jam).&nbsp; </em></p> Rini Sulistiani, Widihastuty Widihastuty, Wizni Fadhillah Copyright (c) 2022 Rini Sulistiani, Widihastuty Widihastuty, Wizni Fadhillah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/3800 Thu, 28 Apr 2022 01:03:15 +0700 Pengembangan Usaha Kerajinan Ingke Melalui Pelatihan Pemasaran Modern (E-Marketing) dan Pembentukan Kelompok Usaha https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/3974 <p><em>Ditengah pandemi covid-19, banyak pengrajin yang berhenti melakukan produksi karena kesulitan dalam melakukan pemasaran, sehingga pen­dapatan menjadi menurun. Melalui kegiatan pengabdian ini di pengrajin diberikan pelatihan dalam pemasaran yang diharapkan dapat menjadi solusi di tengah menghadapi covid-19. Metode yang digunakan dalam pengabdi­an ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Tahapan yang dilakukan sebelum kegiatan dilaksanakan berawal dari FGD, penentuan jadwal dan lokasi, penentuan peserta, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya kelompok usaha bersama pada pengrajin ingke. Hasil pengabdian ini juga memuat strategi yang dapat dilakukan oleh para pengrajin ingke dalam memasarkan produk kerajinan dengan pemanfaatan teknologi. Sebanyak 12 peserta atau sebesar 86 persen (%) pengrajin berhasil memasarkan produknya melalui media sosial yang dimiliki dan marketplace, dan berhasil membentuk sebuah kelompok usaha yang beranggotakan sebanyak 14 orang pengrajin.&nbsp; </em></p> I Gede Bayu Wijaya, I Made Ngurah Oka Mahardika, Ni Putu Ari Aryawati, Indah Suprabawati Kusuma Negara, Ni Nyoman Suli Asmara Yanti Copyright (c) 2022 I Gede Bayu Wijaya, I Made Ngurah Oka Mahardika, Ni Putu Ari Aryawati, Indah Suprabawati Kusuma Negara, Ni Nyoman Suli Asmara Yanti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/3974 Fri, 29 Apr 2022 13:07:11 +0700 Literasi Digital dalam Pelayanan Publik https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/4052 <p><em>Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang literasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik kepada masyarakat sehingga dapat diwujudkan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan dengan sosialisasi kegiatan kepada masyarakat, tahap pelaksanaan dilakukan dengan cara penyuluhan dan tahap evaluasi. Hasil evaluasi dengan menyebarkan kuesioner menunjukkan bahwa 95 % peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang sejumlah website/aplikasi layanan berbasis digital dan juga 95 % peserta mengalami peningkatan keterampilan tentang mekanisme mendapatkan layanan publik digital dan mekanisme pengajuan pengaduan di website khusus pelaporan layanan publik.</em></p> Haerana Haerana, Riskasari Riskasari Copyright (c) 2022 Haerana Haerana, Riskasari Riskasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/4052 Mon, 09 May 2022 23:26:32 +0700 Pemetaan Swadaya pada Program Peningkatan Kualitas Permukiman Berbasis Masyarakat https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/3765 <p><em>Pemetaan swadaya merupakan satu metode penggalian data potensi dan permasalahan lingkungan permukiman secara partisipatif melalui proses diskusi kelompok terarah, penelusuran kondisi lapangan, dan pemetaan data secara digital. Tujuan kegiatan ini ada menyediakan data dasar potensi dan permasalahan lingkungan permukiman melalui partisipasi masyarakat. Pemetaan dilakukan melalui tiga tahap yaitu persiapan, kajian data dan perumusan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan masyarakat telah menghasilkan beberapa peta tematik potensi dan permasalahan pada bidang ekonomi, penggunaan lahan, jaringan jalan, persampahan, drainase dan sanitasi. Melalui pemetaan swadaya, pemetaan yang dilakukan memiliki dua peran utama yaitu sebagai proses partisipatif dan sebagai produk yang dihasilkan komunitas.</em></p> Astari Wulandari, Choirul Amin, Rizka Tri Arinta Copyright (c) 2022 Astari Wulandari, Choirul Amin, Rizka Tri Arinta https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/3765 Wed, 03 Aug 2022 00:00:00 +0700 Pendampingan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) Berlandaskan Merdeka Belajar bagi Guru SD https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/4009 <p><em>Kemajuan teknologi menuntut kehidupan manusia semakin berkembang. Dengan demikian, semakin banyak pula keterampilan dan kompetensi yang harus dimiliki. Di abad 21 ini, keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan wajib yang seharusnya dikuasai oleh generasi penerus supaya mereka dapat bersaing di dunia yang akan datang. Merdeka belajar sebagai salah satu kebijakan baru Menteri Pendidikan memberikan tantangan baru bagi seluruh sekolah di Indonesia, termasuk SD. Permasalahan yang ada yaitu kesulitan guru dalam menuangkan pembelajaran berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) dalam perangkat pembelajaran. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memaparkan pelatihan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis HOTS berlandaskan Merdeka Belajar bagi guru SD. Metode yang digunakan yaitu pendampingan. Instrumen yang dipakai yaitu angket. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan pendampingan, pengetahuan serta keterampilan guru dalam membuat perangkat pembelajaran berbasis HOTS berbasis Merdeka belajar mengalami peningkatan dan termasuk dalam kategori baik. Tingkat kepuasan kegiatan yang dilaksanakan sebesar 94%.</em></p> Putri Mahanani, Ni Luh Sakinah Nuraini, Puri Selfi Cholifah, Titis Angga Rini, Muchtar Muchtar, Siti Umayaroh‬ Copyright (c) 2022 Putri Mahanani, Ni Luh Sakinah Nuraini, Puri Selfi Cholifah, Titis Angga Rini, Muchtar Muchtar, Siti Umayaroh‬ https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/4009 Sun, 14 Aug 2022 04:03:56 +0700 Pemberdayaan Masyarakat Terdampak Covid 19 Melalui Pelatihan Kewirausahaan Frozen Food di Sumbersekar Dau Kabupaten Malang https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/4273 <p><em>Pandemi yang dihadapi di seluruh dunia yaitu pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) mengakibatkan pemerintah menerapkan pembatasan aktivitas diluar rumah melalui kebijakan social distancing. Penerapan tersebut dianggap pemerintah kurang efektif sehingga pemerintah memperbaharui aturan dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Aturan ini yang menjadikan seluruh aktivitas harus terhenti, sehingga menurunnya per­ekonomian Indonesia salah satunya di daerah Kabupaten Malang Desa Sumbersekar. UIN Mengabdi 2020 Qaryah Thayyibah memiliki ide kreatif untuk mendongkrak perekonomian di Sumbersekar, Dau, Kabupaten Malang, serta membentuk usaha kecil frozen food yang berpusat di Sumbersekar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) sehingga kegiatan sosial yang telah dilaksanakan akan mampu mempengaruhi perubahan sosial. Masyarakat pada saat ini membutuhkan spirit yang dapat menguatkan mental salah satunya dengan dilaksanakan pelatihan yang dapat membangun semangat untuk bangkit melakoni usaha yang menghasilkan pendapatan.&nbsp; Salah satu caranya adalah melaksanakan pelatihan memasak untuk wirausaha dengan mengolah adonan yang sesungguhnya keterampilan dasar ini sudah dimiliki masyarakat kemudian diasah dan mampu menghasilkan makanan yang memiliki cita rasa yang lezat dan bergizi dengan teknik yang tepat. Kegiatan pelatihan meningkatkan keuletan dari masyarakat dan percaya diri sehingga mampu bersaing dipasar industri frozen food. </em></p> Ratna Nulinnaja, Siti Faridah, Kivah Aha Putra Copyright (c) 2022 Ratna Nulinnaja, Siti Faridah, Kivah Aha Putra https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/4273 Fri, 19 Aug 2022 05:17:19 +0700 Media Pembelajaran Literasi Keuangan Melalui Kesenian Dongkrek Madiun https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/4719 <p><em>Kurangnya tingkat literasi keuangan (25%), literasi kesenian daerah (10%) pada usia dini, dan hambatan saat pemberian materi literasi keuangan dengan metode pembelajaran yang sesuai usia anak merupakan dasar dalam pelaksanaan pengabdian di PAUD Cendekia Kids School (CKS) Kota Madiun. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi pemahaman literasi keuangan berbasis local wisdom, dan melestarikan kesenian dongkrek Madiun menjadi media pembelajaran literasi finansial PAUD. Metode pelaksanaan melalui tahapan persiapan, aplikasi program dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini sebesar 80%.&nbsp; Peserta mampu menyimak pesan, praktik bermain peran serta dapat mengaplikasikan di kehidupan sehari-sehari dalam mengklasifikasikan dan mengelola keuangan sederhana dengan membedakan nilai nominal mata uang rupiah dan berbelanja sesuai kebutuhan. Peserta juga melestarikan kesenian daerah dengan cara mengenalkan dan menceritakan kembali pesan moral dalam alur cerita kesenian dongkrek Madiun dengan bahasa yang mudah diterima anak usia dini. Kegiatan pembelajaran literasi keuangan melalui kesenian dongkrek Madiun sebagai media lebih efektif dan belajar lebih menyenangkan diiringi musik gamelan tradisional. Implikasi aktivitas kegiatan belajar mengajar mengenai literasi keuangan dengan menggunakan kesenian dongkrek Madiun sebagai media pembelajaran yang dilakukan guru dan pesdik untuk bermain peran sehingga materi literasi keuangan mudah ditangkap oleh pesdik. </em></p> Nur Wahyuning Sulistyowati, Liana Vivin Wihartanti, Farida Styaningrum, Kelik Sussolaikah, Dewi Santika Risti, Intan Amalia Fadilah Copyright (c) 2022 Nur Wahyuning Sulistyowati, Liana Vivin Wihartanti, Farida Styaningrum, Kelik Sussolaikah, Dewi Santika Risti, Intan Amalia Fadilah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/4719 Mon, 12 Sep 2022 14:51:30 +0700 Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Tes Hots pada Mata Pelajaran Matematika SD https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/3770 <p><em>Hasil survey tim abdimas menunjukkan bahwa siswa-siswa SD di Sidoarjo. Jawa Timur belum memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dikenal dengan HOTS (higher order thinking skills). Keterampilan tersebut dikembangkan melalui belajar menyelesaikan tes yang memuat masalah HOTS. Karena itu, guru perlu memiliki kompetensi dalam mengembangkan masalah dan mengukur HOTS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan pendampingan bagi guru-guru SD dalam mengembangkan tes HOTS pada mata pelajaran matematika SD, mengukurnya, serta menerapkannya dalam kelas. Kegiatan ini diikuti oleh 45 guru dimana 35 diantaranya menyelesaikan pre test dan post tes secara daring. Tim mengembangkan e-Modul, dan google form untuk tagihan produk akhir. Kegiatan ini dilaksanakan melalui webinar pada Rabu, 11 Agustus 2021 karena pandemi Covid-19 di Jawa Timur yang berada di level 4 pada saat kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan guru-guru mengenai konsep dan cara mengembangkan tes HOTS, serta pengukurannya. Selain itu, guru-guru mampu mengembangkan tes HOTS dengan mengirim produk akhir pada tiga hari setelah webinar. Kegiatan dilanjutkan dengan tim ke sekolah untuk mendampingi guru-guru dalam menerapkan tes HOTS ke siswa-siswanya. Hasilnya adalah siswa-siswa belajar menyelesaikan masalah mulai dari memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Aktivitas tersebut membantu siswa memperoleh rata-rata nilai sebesar 70,25 (skala 0-100). </em></p> Sri Tresnaningsih, Tri Dyah Prastiti, Suparti Suparti, Jackson Pasini Mairing, Sulistiyono Sulistiyono Copyright (c) 2022 Sri Tresnaningsih, Tri Dyah Prastiti, Suparti Suparti, Jackson Pasini Mairing, Sulistiyono Sulistiyono https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/3770 Mon, 12 Sep 2022 14:57:43 +0700 Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Pembuatan Materi, Pendistribusian Materi dan Evaluasi Pembelajaran bagi Guru Sekolah Dasar Kanisius Kalasan https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/4039 <p><em>Pandemi Covid-19 mempengaruhi berbagai bidang seperti ekonomi, kesehatan, pariwisata, industri, termasuk pendidikan. Di bidang pendidikan, banyak guru maupun siswa yang tergagap karena tidak terbiasa menggunakan teknologi informasi untuk kegiatan pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru SD Kanisius Kalasan adalah rendahnya pemanfaatan teknologi informasi bagi pembuatan materi ajar, belum optimalnya distribusi materi ajar ke siswa, belum digunakannya teknologi informasi untuk evaluasi pembelajaran. Berdasarkan situasi yang ada, maka disusun program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memanfaatkan teknologi dalam pembuatan materi, pendistribusian materi, dan Evaluasi Pembelajaran. Tahapan kegiatan PKM ini terdiri dari pelatihan dan praktik langsung secara terbimbing serta tugas secara mandiri. Keberhasilan program ini dilihat dari kenaikan kemampuan peserta didik yang diukur dengan menggunakan pretest dan posttest. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan rata-rata skor kemampuan guru dalam menggunakan teknologi informasi dari 207,86 menjadi 214,29 atau kenaikan rata-rata sebesar 6,43. Kebanyakan guru di SD Kanisius tergolong muda. Mereka memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. </em></p> Eko Hari Parmadi, C. Kuntoro Adi, S. Widanarto Prijowuntato Copyright (c) 2022 Eko Hari Parmadi, C. Kuntoro Adi, S. Widanarto Prijowuntato https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/4039 Mon, 19 Sep 2022 13:57:38 +0700