https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/issue/feed Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat 2024-07-19T13:18:39+07:00 Dr. Ing. Farid Wajdi, M.Sc jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id Open Journal Systems <ul> <li class="show"><strong>ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1508927135&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2599 0012</a>&nbsp;(online)</strong></li> <li class="show"><strong>ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1508926422&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2599-0020</a>&nbsp;(print)</strong></li> <li class="show"><strong>DOI:&nbsp;<a href="https://search.crossref.org/?q=2599-0012" target="_blank" rel="noopener">10.30656/jpmwp</a></strong></li> <li class="show"><strong>Accreditation Number:&nbsp;<a href="http://arjuna.ristekdikti.go.id/files/berita/Pemberitahuan_Hasil_Akreditasi_Jurnal_Ilmiah_Periode_VI_Tahun_2019.pdf" target="_blank" rel="noopener">No. 30/E/KPT/2019</a>&nbsp;(SINTA 3)</strong></li> <li class="show"><strong>URL:&nbsp;<a href="/index.php/parahita">http://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita</a></strong></li> </ul> <p align="justify">Community Service Journal Wikrama Parahita is a journal managed by the Institute for Research and Community Service of the University of Serang Raya with&nbsp;ISSN <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1508926422&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2599-0020</a> (Print) and ISSN <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1508927135&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2599-0012</a> (Online).&nbsp;This journal contains articles of community service with the scope of Training and Marketing that are utilized for community empowerment, SMEs and local communities; Community empowerment; Social Access; Community Service Activities by Students; Empowerment of Border Area Communities; Education for Sustainable Development; Community Empowerment Program; Design and Reach Appropriate Technology for Communities.</p> https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7467 Pengendalian Hama Tikus Sawah Berbasis Hayati dengan Burung Hantu Tyto Alba di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang 2024-05-01T19:50:04+07:00 Lutfi Afifah lutfiafifah@staff.unsika.ac.id Nurcahyo W. Saputro nurcahyo.widyodaru@staff.unsika.ac.id Satriyo R. Adhi Adhi@gmail.com Ultach Enri Enri@gmail.com <p><em>Tikus merupakan salah satu hama utama yang menyerang pertanaman padi di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Pengen­dalian yang ramah lingkungan dapat menggunakan agens biologis burung hantu Tyto alba. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk men­sosialisasikan dan memberi pelatihan kepada kelompok tani di Desa Sumber­jaya untuk bisa membuat dan melestarikan pengendalian berbasis hayati dengan menggunakan burung hantu untuk pengendalian tikus sawah. Kegiatan pengabdian masyarakat mitra nya yaitu kelompok tani Kedung Jaya, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran. Hasil dalam kegiatan peng­abdi­an masyarakat ini adalah 80% petani mampu membuat rubuha dan mampu melakukan konservasi musuh alami dengan penanaman refugia. T. alba datang secara alami dan mempergunakan sarang buatan tersebut sebagai tempat pemantauan tikus di areal persawahan. Rubuha yang dibuat oleh tim pengabdian masyarakat bersama dengan petani berjumlah satu rubuha, dengan adanya rubuha contoh tersebut petani mendapatkan pe­nge­tahuan untuk bisa membuat rubuha secara mandiri di Desa Sumberjaya. Adanya rubuha sebagai pengendali hama tikus dan penggunaan refugia untuk konservasi musuh alami menjadikan contoh bagi kelompok tani lain di Desa Sumberjaya untuk bisa mengendalikan hama secara ramah lingkungan.</em></p> 2024-05-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Lutfi Afifah, Nurcahyo W. Saputro, Satriyo R. Adhi, Ultach Enri https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7452 Program Pengendalian Tikus Terpadu Padi Sawah pada Daerah Endemis Memanfaatkan Kearifan Lokal 2024-05-01T19:50:17+07:00 Hafiz Fauzana hafiz.fauzana@lecturer.unri.ac.id Nelvia Nelvia Nelvia@gmail.com Rusli Rustam Rustam@gmail.com Arman Effendi Effendi@gmail.com Susilawati Susilawati Susilawati@gmail.com Arnis En Yulia Yulia1@gmail.com Imam Ramadhan Hamid Hamid@gmail.com Aulia Rahmadini Rahmadini@gmail.com Resi El Sahira Sahira@gmail.com <p><em>Tanaman padi merupakan komoditi utama di Desa Empat Balai. Pada tahun 2022, dilaporkan serangan tikus sawah menyerang padi sawah di Kecamatan Kuok hingga menyebabkan kerusakan seluas 1 – 4 ha. Solusi permasalah­an ini adalah dilakukannya program pengabdian masyarakat dengan memberi­kan penyuluhan dan praktik pengendalian hama tikus terpadu dengan kearifan lokal oleh tim KKN Universitas Riau. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah me­lakukan penyuluhan, meluruskan pemahaman petani, melakukan pengen­dal­ian hama tikus dengan memanfaatkan kearifan lokal. Metode yang diguna­­kan meliputi survei, konsolidasi, penyuluhan, dan praktik lapangan. Kegiatan penyuluhan menjelaskan bioekologi tikus dan pengendalian yang tepat untuk mengatasi permasalahan serangan hama tikus. Kegiatan praktik lapangan meliputi teknik gropyokan, pengaplikasian emposan, dan pema­sang­an perangkap bambu. Kegiatan pengabdian ini berhasil dilaksanakan dengan lancar dengan melibatkan petani yang responsif. Hasil kegiatan penyuluhan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam pengendalian hama tikus kisaran 55-60%.&nbsp; </em></p> 2024-05-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Hafiz Fauzana, Nelvia Nelvia, Rusli Rustam, Arman Effendi, Susilawati Susilawati, Arnis En Yulia, Imam Ramadhan Hamid, Aulia Rahmadini, Resi El Sahira https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7297 Penguatan Kapasitas Manajerial Menuju Pesantren Mandiri dan Berdaya Saing Unggul 2024-05-02T01:39:10+07:00 Zahra Khusnul Lathifah zahra.khusnul.latifah@unida.ac.id Abdul Kholik Kholik@gmail.com Imam Abdul Aziz Aziz@gmail.com <p><em>Permasalahan yang umum dihadapi oleh pondok pesantren adalah ketergantungan sistem dan keberlangsungan proses pendidikan kepada pimpinan pondok pesantren (Kyai) dimana banyak pondok pesantren yang tutup akibat dari pimpinannya yang tutup usia. Kegiatan pengabdian ini menjadi hilirisasi dari beberapa temuan penelitian tentang penjaminan mutu pesantren, iklim sekolah, literasi teknologi dan digital marketing dan digital branding. &nbsp;Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk penguatan kapasitas manajerial pondok pesantren di Kabupaten Bogor. Langkah-langkah mekanisme yang dijadikan metodologi dalam pelaksanaan kegiatan dilaku­kan dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pengorganisasian pelaksa­naan, dan evaluasi. Mitra yang dipilih adalah Pondok Pesantren Modern Ar Ridlo Sentul Bogor Jawa Barat. Berdasarkan hasil kegiatan Penguatan Kapasitas Manajerial Pesantren yang dilaksanakan melalui metode assess­ment berupa pre-test dan post-test yang diberikan kepada peserta kegiatan pendampingan, menunjukan bahwa ada peningkatan dari jumlah rata-rata skor pre-test dan post-tes yaitu sebesar 45% untuk SPMI, 37% untuk topik iklim pesantren ramah anak, 29% untuk topik literasi teknologi pembelajaran, dan 17% untuk topik digital marketing dan digital branding. Hal itu menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman pimpinan, pengasuh, pengelola dan guru-guru pesantren di lingkungan kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor setelah mendapatkan sosialisasi dan pendampingan terkait Penguatan Kapasitas Manajerial, Literasi Teknologi, Iklim dan Income Generating Pesantren yang Mandiri dan Berdaya Saing Unggul.</em></p> 2024-05-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Zahra Khusnul Lathifah, Abdul Kholik, Imam Abdul Aziz https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7349 Manajemen Posyandu Lansia untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di RW 08 Kelurahan Pedurungan Lor 2024-05-01T19:51:40+07:00 Farikha Amilahaq farikha@unissula.ac.id Diah Ayu Kusumawati diahayuk@unissula.ac.id Bahrain Pasha Irawan baharinpasha@unissula.ac.id Sintya Nur Astuti farikha@unissula.ac.id Febriana Kusumadewi farikha@unissula.ac.id <p><em>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memfasilitasi layanan kesehatan masyarakat terutama lansia di wilayah RW 08 Kelurahan Pedurungan Lor Kota Semarang. Metode yang dilakukan ialah inisiasi pembentukan posyandu lansia, pemberian fasilitas berupa alat-alat kesehatan, pemberian sosialisasi penggunaan dan perawatan alat-alat kesehatan, dan pemberian edukasi manajemen kelolaan posyandu lansia. Materi kegiatan untuk Kader Posyandu diantaranya; 1) pengelolaan pos­yandu lansia, 2) pengelolaan aset dan sarana prasarana, dan 3) penggunaan alat-alat kesehatan. Adapun materi untuk Lansia ialah 1) pentingnya pos­yandu lansia, 2) pentingnya melakukan skrining kesehatan lansia secara rutin, dan 3) pentingnya menjaga kesehatan lansia. Berdasarkan pelaksanaan, diperoleh hasil bahwa peresmian Posyandu Lansia sekaligus Pelatihan dihadiri oleh 26 peserta yang terdiri dari 5 perangkat desa, 10 kader posyandu, 10 lansia sebagai perwakilan, dan 1 narasumber dari Puskesmas wilayah terkait. Evaluasi dilaksanakan setelah 3 bulan berjalan dengan mewawancarai kader, lansia dan keluarga lansia, serta analisa logbook posyandu. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan dan evaluasi, dapat terlihat respon positif perangkat desa dan tenaga kesehatan dari puskesmas terhadap program ini, tingginya antusias warga lansia dan keluarga lansia, serta antusiasme kader Posyandu dalam menambah pengetahuan agar dapat memberikan pelayanan di bidang kesehatan masyarakat. Kader posyandu dari tenaga kesehatan yang tinggal di wilayah belum ada, sehingga masih perlu pendampingan intensif dari tenaga kesehatan dari puskesmas, terutama untuk penggunaan alat cek laboratorium sederhana.&nbsp; </em></p> 2024-05-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Farikha Amilahaq, Diah Ayu Kusumawati, Bahrain Pasha Irawan, Sintya Nur Astuti, Febriana Kusumadewi https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7489 Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Bersama Warga Rutan Kelas IIB Bangkalan untuk Pemanfaatan Sampah Organik 2024-05-01T19:52:43+07:00 Yusmanida Pujik Eks Trans Inhu 200331100052@student.trunojoyo.ac.id Mojiono Mojiono mojiono@trunojoyo.ac.id Widiyah Wati 200331100080@student.trunojoyo.ac.id Aldi Nur Setiawan 200481100018@student.trunojoyo.ac.id Rifan Dwi Nur Prasetyo 210331100092@student.trunojoyo.ac.id Rahmad Aminulloh 200331100030@student.trunojoyo.ac.id Askur Rahman askurrahman@trunojoyo.ac.id <p><em>Permasalahan sampah juga dihadapi oleh warga binaan Rutan Kelas IIB Bangkalan. Saat ini, penanganan sampah yang memadai belum dilakukan di tempat tersebut. Penyebab utama adalah rutan belum memiliki program khusus dan fasilitas pengolahan sampah organik.&nbsp; Selain itu, warga binaan juga belum pernah mendapatkan edukasi yang cukup mengenai pengolah­an sampah menggunakan teknologi tepat guna. Untuk merespon permasa­lahan tersebut, warga binaan perlu diberikan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola sampah organik yaitu berupa eco enzyme. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu permasalahan penumpukan sampah organik dari dapur berupa sisa sayuran dan buah-buahan. Eco enzyme dibuat dari sampah organik, molase, dan air dengan rasio 3:1:10. Bahan dicampur di dalam wadah plastik kapasitas 18 Liter dan dibiarkan mengalami fermentasi spontan selama 3 bulan hingga cairan eco enzyme bisa dipanen. Berdasarkan evaluasi kegiatan dengan diikuti sebanyak 20 peserta menyatakan puas terkait adanya kegiatan pengelolaan sampah organik menjadi eco enzyme. Tingkat pemahaman peserta terhadap topik mencapai 84%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta dapat memahami prinsip-prinsip dan praktik produksi enzim ramah lingkungan Kegiatan mampu memberikan edukasi efektif kepada warga binaan di Rutan Kelas IIB Bangkalan. Dari sisi pengurangan sampah, 3 unit fermentor eco enzyme kapasitas 10 L berhasil memanfaatkan 9 kg sampah organik di rutan, sementara unit kapasitas 30 L bisa menggunakan sampah organik hingga 10 kg.&nbsp; </em></p> 2024-05-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Yusmanida Pujik Eks Trans Inhu, Mojiono Mojiono, Widiyah Wati, Aldi Nur Setiawan, Rifan Dwi Nur Prasetyo, Rahmad Aminulloh, Askur Rahman https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7462 Pendampingan Pemetaan Kinerja Sekolah Muhammadiyah Berdasarkan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020 2024-05-01T19:54:02+07:00 Siti Khoiriyah Khoiriyah@gmail.com Nurmitasari Nurmitasari nurmitasari@umpri.ac.id Binti Anisaul Khasanah Khasanah@gmail.com Septi Hana Qonita Qonita@gmail.com Mega Lestari Lestari@gmail.com Amay Leony Citra Dewi Dewi@gmail.com <p><em>Mutu organisasi sekolah dilihat dari pencapaian kinerja yang&nbsp; mengacu pada kriteria standar tertentu dalam kurun waktu tertentu. Kinerja sekolah tingkat eksternal dilihat dari perolehan peringkat akreditasi. Peringkat akreditasi di SMA dan SMK Muhammadiyah 1 Pringsewu masih berada pada level B. Sekolah memerlukan strategi untuk mencapai akreditasi A. Tujuan PKM ini adalah memberikan pendampingan pemetaan kinerja sekolah berdasarkan IASP 2020 di SMA dan SMK Muhammadiyah 1 Pringsewu. Metode pelaksanaan PKM&nbsp; yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap peren­canaan yaitu menentukan rencana kegiatan agar lebih terstruktur. tahap pelaksanaan yaitu memberikan pelatihan kepada Kepala Sekolah dan Guru SMA dan SMK Muhammadiyah 1 Pringsewu pada IASP 2020, dan memberikan pendampingan dalam pemetaan kinerja sekolah. Evaluasi bertujuan untuk mengukur keberhasilan pelaksanaan PKM dengan menggunakan angket dan refleksi yang diisi oleh kepala sekolah dan guru. Hasil kegiatan PKM ini adalah SMA dan SMK memahami IASP 2020 melalui kegiatan pendampingan serta mengetahui peringkat akreditasi sekolahnya yaitu peringkat akreditasi untuk SMA Muhammadiyah Pringsewu yaitu C dan SMK Muhammadiyah Pringsewu yaitu unggul (A).&nbsp; </em></p> 2024-05-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Siti Khoiriyah, Nurmitasari Nurmitasari, Binti Anisaul Khasanah, Septi Hana Qonita, Mega Lestari, Amay Leony Citra Dewi https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7641 Pemberdayaan Kemitraan Petani untuk Ketahanan Pangan Melalui Model Pertanian Berkelanjutan di Era Digital 2024-05-10T10:53:49+07:00 Nita Noriko nitanoriko1707@gmail.com Alma Mandjusri Manjusri@gmail.com Liana Mailani Mailani@gmail.com Risa Swandari Wijihastuti Wijihastuti1@gmail.com <p><em>Ketahanan&nbsp;&nbsp; pangan&nbsp; untuk mencapai masyarakat yang sehat ditentukan oleh usaha di bidang pertanian. Petani&nbsp; di kampung&nbsp; Cibeureum&nbsp; desa Sukanagalih, kecamatan Pacet&nbsp;&nbsp; Kabupaten Cianjur Jawa Barat merupakan pemasok produk hortikultura untuk&nbsp; di wilayah sekitarnya dan DKI Jakarta. Permasalahan yang dihadapi&nbsp; petani adalah seringnya mengalami kerugian akibat ongkos produksi pertanian yang tinggi seperti untuk pembelian pupuk dan pestisida. Masalah lain adalah sistem pemasaran yang masih konven­sional dan kurang memperhatikan permintaan pasar. Jika masalah ini terus berlanjut dikhawatirkan akan menimbulkan dampak terhadap ekologi, keta­han­an pangan, ekonomi dan sosial yang lebih serius. Alternatif&nbsp; penyelesain masalah adalah menerapkan model pertanian berkelanjutan melalui konser­vasi tanah dan air serta meningkatkan kemampuan e market­ing. Tujuan PKM adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petani untuk menerap­kan konservasi tanah dan air serta pemasaran hasil pertanian&nbsp; melalui WA group. Metode yang digunakan adalah mengadakan workshop mengenai upaya&nbsp; konservasi air dan tanah, pemberdayaan petani untuk membuat 1 embung dan 3 kolam, serta workshop pemanfaatan&nbsp; WA group&nbsp; untuk promosi hasil pertanian. Capaian hasil dari kegiatan ini adalah&nbsp; terwujudnya 1 embung dan 3 kolam sehingga&nbsp; terpenuhinya kebutuhan air untuk 7 hektar lahan pertanian, 5 orang petani menerapkan konservasi tanah secara mandiri serta&nbsp; peningkatan produksi tomat sebesar 100%&nbsp; dan jumlah&nbsp; masa panen dari 8 kali menjadi 16 kali. Pemanfaatan WA group untuk e marketing juga&nbsp; dapat&nbsp; dilakukan&nbsp; oleh 6 orang&nbsp; petani mitra. Walaupun baru&nbsp; 2 orang yang aktif membuat konten promosi, namun sudah ada pengusaha kuliner&nbsp; mengirimkan kualifikasi &nbsp;jenis sayur yang diperlukan.</em></p> 2024-05-01T20:00:50+07:00 Copyright (c) 2024 Nita Noriko, Alma Manjusri, Liana Mailani, Risa Wijihastuti https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7472 Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama: Implementasi Pembelajaran pada Sekolah Berkebutuhan Khusus di Ponorogo 2024-05-10T16:45:32+07:00 Ulfi Andrian Sari ulfiandriansari@uin-malang.ac.id Muhammad Nuruddien mnuruddien@uin-malang.ac.id Muhammad Muhsin Arumawan muhsinarumawan@pai.uin-malang.ac.id <p><em>Anak-anak berkebutuhan khusus masih ada yang diperlakukan diskriminatif di lingkungan masyarakat sehingga diperlukan pembelajaran berbasis moderasi beragama yang mengajarkan anti kekerasan,toleransi, patriotisme dan mencintai kearifan lokal daerahnya. Pembelajaran moderasi beragama untuk anak berkebutuhan khusus&nbsp; memiliki tantangan tersendiri karena mereka memiliki tingkat pemahaman dan komunikasi yang terbatas. Tujuan dari pengabdian ini untuk penguatan nilai-nilai moderasi beragama dan implementasinya dalam pembelajaran di sekolah berkebutuhan khusus, Metode pengabdian menggunakan Partici­pa­tory Action Research dengan langkah membuat rencana peng­abdian dengan analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara, pe­lak­sanaan kegiatan dengan workshop kepada guru-guru sekolah luar biasa dan evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan google form kepada peserta. Hasil pengabdian 1) Sekolah membutuhkan integrasi pembelajaran dengan penguatan moderasi beragama. 2) Implementasi moderasi ber­agama dalam pembelajaran a) implementasi toleransi dengan edukasi dan keteladanan, b) implementasi anti kekerasan dengan edukasi pelaku kekerasan dan orangtua, memberi motivasi dan perlindungan pada korban, c) implementasi kearifan lokal dengan mengenalkan dan mempraktikkan budaya lokal dan d} implementasi patriotisme dengan mengenalkan simbol Negara Kesatuan Republik Indonesia dan praktik nasionalisme. 3) Evaluasi pengabdian menunjukkan semua guru sangat puas mengikuti pelatihan. Hasil tingkat pemahaman guru terkait nilai moderasi&nbsp; rata-rata pretest sebesar 69 % sedangkan nilai post test 90 % dengan peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai-nilai moderasi beragama sebeser 21 %.&nbsp; </em></p> <p>&nbsp;</p> 2024-05-10T16:43:50+07:00 Copyright (c) 2024 Ulfi Andrian Sari, Muhammad Nuruddien, Muhammad Muhsin Arumawan https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7405 Peningkatan Nilai Ekonomis Madu melalui Pelatihan Pembuatan Fermented Garlic Honey di Panti Asuhan Al-Madina Surabaya 2024-05-13T14:12:33+07:00 Devyani Diah Wulansari devyanidiahwulansari@staff.ubaya.ac.id Emma Savitri savitri_ma@staff.ubaya.ac.id Aguslina Kirtishanti aguslina@staff.ubaya.ac.id Devyana Dyah Wulandari devyanadyah@unusa.ac.id Raden Jokokuncoroningrat Susilo joko.kuncoroningrat@ftmm.unair.ac.id Lucia Endang Wuryaningsih lucia_ew@staff.ubaya.ac.id <p><em>Berwirausaha merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membangkitkan kembali perekonomian Indonesia paska pandemi Covid 19. Untuk&nbsp; dapat&nbsp; mengembangkan&nbsp; usahanya&nbsp; sendiri&nbsp; masyarakat&nbsp; harus&nbsp; dapat&nbsp; melakukan kretifitas&nbsp;&nbsp; yang&nbsp;&nbsp; dapat&nbsp;&nbsp; membuat&nbsp;&nbsp; sesuatu&nbsp;&nbsp; yang&nbsp;&nbsp; baru, berbeda&nbsp;&nbsp; dan&nbsp;&nbsp; dapat&nbsp;&nbsp; mengembangkannya. Grha Aitam merupakan panti asuhan berbasis entrepreneur sebagai konsep pemberdayaan&nbsp; anak yatim dan para dhuafa, berbekal dukungan dari stake holder, khususnya donatur. Salah satu bentuk wirausaha yang ditekuni saat ini berupa pengemasan madu. Hasil dari penggalian informasi dengan mitra, konsumen baru yang ditawarkan madu rata-rata kurang tertarik dengan rasa dan bau madu, serta kurangnya wawasan terkait manfaat madu untuk kesehatan.&nbsp; Melalui program pengabdian kepada masyarakat, solusi yang ditawarkan oleh tim Pengusul kepada Mitra adalah membuat sebuah inovasi produk madu berupa Fermented Garlic Honey (FGH) yang menawarkan rasa dan bau lebih menarik serta unik, serta klaim manfaat kesehatan yang baik, dengan menggunakan aplikasi teknologi fermentasi sehingga dapat dihasilkan produk berkualitas. Program ini diawali dengan evaluasi proses pengemasan madu dengan meninjau kembali layout sarana yang digunakan, kemudian diberikan pengetahuan terkait proses pembuatan serta manfaat medis FGH. Hal ini didukung dengan pengadaan alat fermentasi hingga pada pengemasan serta pengujian laboratorium untuk menganalisis kualitas FGH yang dihasilkan. Melalui serangkaian pelatihan yang difasilitasi oleh Tim, mitra dapat menghasilkan produk FGH yang aman, berkualitas dan berdaya jual tinggi.</em>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2024-05-13T13:28:02+07:00 Copyright (c) 2024 Devyani Diah Wulansari, Emma Savitri, Aguslina Kirtishanti, Devyana Dyah Wulandari, Raden Jokokuncoroningrat Susilo, Lucia Endang Wuryaningsih https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7338 Penanganan Hama Pertanian Sorghum dan Pengelolaan Limbah Organik Pertanian sebagai Solusi Swasembada Ekonomi Petani 2024-05-17T09:56:41+07:00 Azmi Alvian Gabriel azmi.gabriel@uisi.ac.id Ngatini Ngatini ngatini@uisi.ac.id Lanang Pangestu Pangestu@gmail.com Achmad Reflyn Sugiantoro Sugiantoro@gmail.com Afrida Aulia Putri Putri@gmail.com Chalimatus Sa'diyah Sadiyah@gmail.com <p><em>Desa Patihan, Desa Keyongan, Desa Sambangan, dan Desa Moropelang merupakan 4 Desa di Kabupaten Lamongan Jawa Timur dengan potensi komoditas pertanian. Sorgum ditanam oleh masyarakat sebagai solusi kondisi lahan pertanian yang bersifat tadah hujan. Seiring dengan beralihnya musim tanam, potensi tersebut tidak diimbangi dengan keberhasilan panen dari petani yang terus mengalami penurunan produksi sejak tahun 2021-2023 akibat serangan hama tikus, serangga, dan penurunan kesuburan tanah. Dalam rangka menanggulangi serangan hama tikus dan serangga, dibuatlah program pengabdian masyarakat berupa pembuatan dan sosialisasi pestisida alami dari Buah Maja (Aegle marmelos) bagi petani serta penanaman tanaman Refugia di sekitar lahan pertanian. Selain itu, dilaksanakan program pembuatan dan sosialisasi limbah pertanian dan limbah organik rumah tangga yang berguna sebagai pupuk organik lahan pertanian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan alter­natif solusi penanganan hama sekaligus pengelolaan lingkungan pertanian sehat dengan memanfaatkan bahan-bahan ramah lingkungan. Beberapa indikator yang digunakan mengukur peningkatan pemahaman masyarakat diantaranya: pemahaman mengenai manajemen tanaman sehat, pupuk organik dan pestisida alami; pemanfaatan limbah organik dan limbah rumah tangga; metode pengolahan pestisida organik; dan pengetahuan mengenai bunga refugia. Dari hasil program pengabdian masyarakat diketahui adanya peningkatan pengetahuan mengenai program manajemen tanaman sehat sebesar 35% dibandingkan sebelum dilaksanakannya program.&nbsp; </em></p> 2024-05-17T09:56:41+07:00 Copyright (c) 2024 Azmi Alvian Gabriel, Ngatini Ngatini, Lanang Pangestu, Achmad Reflyn Sugiantoro, Afrida Aulia Putri, Chalimatus Sa'diyah https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7484 Pemanfaatan Limbah Kulit Biji Kakao (Theobroma Cacao L.) dalam Pembuatan Cookies bagi Masyarakat Pekan Nanas, Johor Bahru, Malaysia 2024-05-21T08:49:38+07:00 Dalia Sukmawati Dalia-Sukmawati@unj.ac.id Sri Rahayu srirahayu@unj.ac.id Atin Supiyani atin_supiyani@unj.ac.id Supriyatin Supriyatin supriyatin@unj.ac.id Dasilva Azka Nabila dasilvaazkanabila_1308621072@mhs.unj.ac.id Lamya Nauratu Zahra lamyanauratuzahra_1514619019@mhs.unj.ac.id Guspri Devi Artanti guspri@unj.ac.id R. Haryo Bimo Setiarto haryobimo88@gmail.com Diat Nurhidayat diat@unj.ac.id Hesham Ali El Enshasy hesham@utm.my <p><em>Malaysia merupakan peringkat pertama negara penerima ekspor kakao terbanyak dari Indonesia dengan volume mencapai 55,91 ribu ton atau sekitar 14% dari keseluruhan volume ekspor. Pemanfaatan limbah kulit biji kakao saat ini belum maksimal karena dinilai kurang ekonomis. Potensi dari pemanfaatan limbah kulit biji kakao yaitu dapat dijadikan sebagai usaha rumah tangga dengan nilai jual yang cukup tinggi dan keuntungan yang baik. Tujuan pengabdian pada masyarakat (PKM) ini adalah (1) memberikan wawasan kepada Single Mother Community di Pusat Komuniti Desa (PKD) Pekan Nanas, Pontian mengenai pengolahan limbah kulit biji kakao menjadi olahan pangan; (2) memberikan pelatihan kepada Single Mother Community di Pusat Komuniti Desa (PKD) Pekan Nanas, Pontian dalam membuat cookies kulit biji kakao. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode pendekatan dan demonstrasi dengan pendampingan praktik. Kegiatan pelatihan diakhiri dengan pengisian kuesioner uji hedonik untuk menilai kualitas produk yang telah dibuat. Hasil PKM yang dicapai adalah peningkatan dalam aspek (1) Wawasan Single Mother Community dalam pengolahan cookies kulit biji kakao dengan teknik pemanggangan meningkat, menunjukkan rata-rata score gain 0,5 dengan peningkatan pengetahuan sebesar 45% dari rata-rata nilai pre-test sebesar 47,1 dan post-test sebesar 70,8 dengan kategori “sedang” (2) Produk cookies kulit biji kakao disukai oleh peserta dengan skor penilaian pada aspek warna 4,7; aroma 4,6; rasa 4,4; dan tekstur 4,5.&nbsp; </em></p> 2024-05-17T10:16:07+07:00 Copyright (c) 2024 Dalia Sukmawati, Sri Rahayu, Atin Supiyani, Supriyatin Supriyatin, Dasilva Azka Nabila, Lamya Nauratu Zahra, Guspri Devi Artanti, R. Haryo Bimo Setiarto, Diat Nurhidayat, Hesham Ali El Enshasy https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/6989 Pelatihan Pencatatan Keuangan Digital Laundry dengan Menggunakan Aplikasi SIAPIK 2024-05-22T00:02:59+07:00 Irna Yuniar irnayuniar@telkomuniversity.ac.id Asti Widayanti astiwidayanti@telkomuniversity.ac.id Kastaman Kastaman kastaman@telkomuniversity.ac.id Adam Ananda Santoso Santoso@gmail.com Dhea Putri Azzhara Azzhara@gmail.com Syifa Nur Azijah Azijah@gmail.com <p><em>Pencatatan transaksi dan dokumen laporan penjualan jasa laundry pada UKM Trias Laundry masih berbasis pencatatan menggunakan buku berdasarkan perhitungan sederhana dengan media kalkulator. Hasil perhitungan memerlu­kan proses verifikasi secara manual untuk memeriksa ketepatan laporan. Hal ini menyebabkan kebutuhan tambahan waktu pada proses pembuatan laporan karena rentan terhadap kesalahan perhitungan. Keterbatasan kemam­puan karyawan dalam menggunakan aplikasi berbasis digital untuk menghasilkan laporan keuangan juga menjadi salah satu kendala. Untuk membantu permasalahan tersebut dilakukan sosialisasi dan pelatihan peng­guna­an aplikasi SIAPIK untuk menghasilkan laporan keuangan. Metode pelak­sanaannya terdiri dari tiga tahap yaitu tahap survey dan analisis kebutuhan, kemudian tahap pelaksanaan sosialisasi secara online memberi­kan pema­ham­an tentang sistem informasi akuntansi, pentingnya laporan akuntansi dan aplikasi SIAPIK dan tahap praktek penggunaan fitur aplikasi dan evaluasi laporan hasil aplikasi tahap </em><em>terakhir</em><em> adalah tahap evaluasi dan monitoring. </em><em>Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa terdapat peningkatan pemahaman 87.5% dari peserta tentang aplikasi sistem informasi akuntansi digital dan laporan akuntansi, kemudian terdapat peningkatan keterampilan karyawan dalam melakukan pencatatan transaksi dan evaluasi laporan akuntansi senilai 70%</em><em>.</em> <em>Kontribusi utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengenalkan aplikasi SIAPIK kepada UMKM untuk pembuatan laporan keuangan sesuai standar SAK EMKM</em><em>.&nbsp; </em></p> 2024-05-21T23:57:24+07:00 Copyright (c) 2024 Irna Yuniar, Asti Widayanti, Kastaman Kastaman, Adam Ananda Santoso, Dhea Putri Azzhara, Syifa Nur Azijah https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7428 Pemberdayaan Kelompok Taruna Tani Desa Gentungan Mojogedang Karanganyar Melalui Kegiatan Ekonomi Produktif Pengolahan Pupuk Organik 2024-06-04T19:08:42+07:00 Emi Widiyanti emiwidiyanti@staff.uns.ac.id Suminah Suminah Suminah@uns.ac.id Hery Widijanto Widijanto@uns.ac.id <p><em>Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok Taruna Tani Desa Gentungan Kecamatan Mojogedang Karang­anyar ini melalui kegiatan ekonomi produktif dalam bentuk pengolahan limbah ternak menjadi produk yang bernilai jual yaitu menjadi pupuk organik padat. Kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan limbah ternak dan kurangnya pupuk organik serta dapat meningkatkan pendapatan kelompok Taruna Tani di Desa Gentungan. Bentuk kegiatan pengabdian ini adalah Program Kemitraan Masyarakat dengan menggunakan metode pemberdayaan kelompok, dengan 7 kegiatan yaitu: (1) sosialisasi kegiatan, (2) pembuatan tempat produksi, (3) fasilitasi sarana dan prasarana pembuatan pupuk, (4)produksi (pembuatan) pupuk organik, (5) pelatihan peningkatan kualitas pupuk dan sosialisasi SNI, (6) membuat desain merek dan kemasan pupuk, (7) evaluasi kegiatan. Kegiatan pemberdayaan kelompok Taruna Tani ini berhasil menginisiasi sebuah rintisan usaha pupuk organik dengan menyediakan tempat produksi pembuatan pupuk beserta sarana prasarana pembuatannya dan sebuah mesin pencacah pupuk, melakukan pendampingan produksi pupuk organik dan menguji kandungan kimia serta unsur haranya melalui uji laboratorium, mengemas pupuk organik dan memasarkannya di kalangan petani Desa Gentungan. Kegiatan pember­dayaan ini memberikan kebermanfaatan secara ekonomi bagi kelompok Taruna Tani Desa Gentungan.&nbsp; </em></p> 2024-06-02T09:38:53+07:00 Copyright (c) 2024 Emi Widiyanti, Suminah Suminah, Hery Widijanto https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/8375 Adopsi-Difusi Teknologi Penyimpanan Energi dan Kendaraan Listrik untuk Media Pembelajaran Akses Energi yang Berkelanjutan 2024-06-07T09:14:14+07:00 Wahyudi Sutopo wahyudisutopo@staff.uns.ac.id Fakhrina Fahma fakhrinafahma@staff.uns.ac.id Muhammad Hisjam hisjam@staff.uns.ac.id Roni Zakariya ronizakaria@staff.uns.ac.id Renny Rochani rennyrochani@staff.uns.ac.id Yuniaristanto Yuniaristanto yuniaristanto@ft.uns.ac.id Yusuf Priyandari priyandari@staff.uns.ac.id <p><em>Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berlokasi di&nbsp; Kabupaten Magetan, Jawa Timur,&nbsp; wilayah&nbsp; yang memiliki potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang melimpah dan memiliki rencana&nbsp; investasi pada bidang elektrifikasi. Namun, adopsi-difusi teknologi elektrifikasi&nbsp; dan EBT dari masyarakat&nbsp; masih rendah,&nbsp; diantaranya dapat ditunjukan dengan rendahnya pemanfaatan energi surya dan rendahnya elektrifikasi kendaraan listrik. Solusi&nbsp; yang ditawarkan melalui PkM&nbsp; ini adalah&nbsp; mengembangkan&nbsp; simulator adopsi-difusi teknologi penyim­pan­an energi dan kendaraan listrik untuk media pembelajaran akses energi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Metode pelaksanaan&nbsp; PkM dilakukan melalui:&nbsp; merancang media pembelajaran;&nbsp; memasang di taman refugia;&nbsp; menyusun modul dan pelatihan; pendampingan pengelolaan; serta peng­ukuran tingkat penerimaan. Sistem alat peraga yang dikembangkan </em><em>terdiri</em><em> dari: 1. etalase PLTS Atap, 2. Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 3. sepeda motor listrik, dan 4. smart farming). Media pembelajaran dapat digunakan untuk learning by doing dan selanjutnya dievaluasi perseps­inya terhadap kemudahan akses teknologi energi terbarukan.&nbsp; Pelak­sanaan PkM diharapkan menurunkan “chasm” atau jurang hambat­an adopsi tekno­logi dan masyarakat dapat menerima keberadaan inovasi teknologi. Berdasarkan survei sebelum dan sesudah kepada pengunjung, terlihat ada­nya peningkatan pemahaman akan pentingnya akses energi berkelanjutan yang signifikan dibuktikan dengan uji wilcoxon signed rank&nbsp; dan ditunjukkan kemanfaatannya dari&nbsp; nilai&nbsp;&nbsp; Benefit Cost Ratio (BCR), dimana hasil perhitungan menunjukkan nilai 4,57 sehingga layak diterapkan (BCR &gt; 1,0). </em></p> 2024-06-07T09:12:05+07:00 Copyright (c) 2024 Wahyudi Sutopo, Fakhrina Fahma, Muhammad Hisjam, Roni Zakariya, Renny Rochani, Yuniaristanto Yuniaristanto, Yusuf Priyandari https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7503 Peningkatan Kemampuan Penggunaan Aplikasi Canva sebagai Media Promosi Produk UMKM Kota Depok 2024-06-08T09:00:37+07:00 Fatimah Fatimah fatimah@akuntansi.pnj.ac.id Darna Darna darna@akuntansi.pnj.ac.id Elisabeth Yanse Metekohy elisabeth.metekohy@akuntansi.pnj.ac.id Yenny Nuraeni yenni.nuraeni@akuntansi.pnj.ac.id <p><em>Sebagian besar Usaha Kecil dan Mikro (UMKM) kota Depok, Jawa Barat, sudah menjual produknya secara online di Marketplace, seperti Shopee, Tokopedia maupun media sosial seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp Group. Penjualan secara online membuat pesaing UMKM tidak hanya sesama produk UMKM Depok, tetapi dengan produk yang dihasilkan oleh UMKM seluruh Indonesia ditambah harus bersaing dengan perusahaan besar. Maka salah satu strategi untuk memenangkan persaingan adalah melakukan promosi online. Untuk itu pelaku usaha harus memiliki kemampuan dalam membuat desain promosi secara digital yang murah menggunakan aplikasi ‘CANVA’.&nbsp; Metode pelaksanaan secara garis besar melalui tahapan analyze, design, develop, implement, evaluation (model ADDIE). Ada lima tahapan ADDIE yang terdiri dari analisis kebutuhan pelatihan, mendesain atau merencanakan pelatihan, mengembangkan program pelatihan, mengimplementasikan kegiatan pelatihan, serta melakukan evaluasi. Berdasarkan hasil pengukuran&nbsp; pre-test dan post-test menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan peningkatan kemampuan dalam menggunakan aplikasi CANVA secara signifikan. Hal ini dapat terlihat dari perubahan hasil nilai rata-rata pre-test sebesar 54,52 dan nilai rata-rata post-testnya menjadi 67,42. Kontribusi nyata kegiatan pengabdian ini adalah menjadikan peserta pelaku UMKM mampu menghasilkan poster dan katalog yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan teori pembuatan poster dan katalog.&nbsp; </em></p> 2024-06-08T08:57:41+07:00 Copyright (c) 2024 Fatimah Fatimah, Darna Darna, Elisabeth Yanse Metekohy, Yenny Nuraeni https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7494 Implementasi Konsep Reuse Kardus Bekas Menjadi Aksesoris Interior pada Ibu Rumah Tangga Kelurahan Sungai Siring, Samarinda 2024-07-13T16:58:09+07:00 Ditha Nizaora dithanizaora@polnes.ac.id Rizky Sulvika Puspa Rinda rinda.rizky@polnes.ac.id Noorma Kurnyawaty noormakurnyawaty@polnes.ac.id <p><em>Masyarakat RT 10 di Kelurahan Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur telah memiliki kesadaran pemisahan limbah rumah tangga antara organik dan anorganik. Namun, pengetahuan tentang pengelolaan limbah anorganiknya masih kurang maksimal. Dari survei awal, masih ada warga yang membakar sampah rumah tangganya. Kelompok ibu rumah tangga di RT 10 mempunyai keinginan untuk mengolah sendiri sampah yang masih bisa dimanfaatkan untuk digunakan sendiri atau­pun dijual. Program Pengabdian IPTEKS Masyarakat (PIM) bertujuan member­ikan solusi berupa transfer ilmu mengenai implementasi konsep reuse limbah rumah tangga berupa kardus bekas menjadi aksesoris interior. Dari pelatihan tersebut peserta akan dibekali pengetahuan tentang peningkatan peng­olahan kardus bekas menjadi produk yang lebih berguna. Selanjutnya, proto­type aksesoris interior akan diberikan kepada mitra sehingga mitra dapat mengeksplorasi kemampuan dan daya kreatifitasnya&nbsp; menjadi masyarakat yang produktif yang menghasilkan produk yang kreatif dan variatif.&nbsp;&nbsp; Ber­dasar­kan hasil respon ibu-ibu melalui kuesioner yang diberikan pada saat sebelum dan sesudah kegiatan, terlihat bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan perilaku dalam pengelolaan sampah, sebesar 70% ibu-ibu memberikan respon untuk pengelolaan sampah dapat diolah kembali menjadi tas dan aksesoris interior. Sebanyak 20% ibu-ibu tetap memilih untuk dibuat menjadi pupuk dan 10% memilih lainnya.</em></p> 2024-07-03T11:50:14+07:00 Copyright (c) 2024 Ditha Nizaora, Rizky Sulvika Puspa Rinda, Noorma Kurnyawaty https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/7389 Pelatihan Pembuatan Busana Nasional Modifikasi Ready to Wear di Kabupaten Batu Bara 2024-07-19T13:18:39+07:00 Erni Erni dist.tira@gmail.com Armaini Rambe dist.tira@gmail.com Yudhistira Anggraini dist.tira@gmail.com Hilma Harmen dist.tira@gmail.com Halimul Bahri dist.tira@gmail.com <p><em>Perupuk merupakan desa di kecamatan Lima Puluh Pesisir, kabupaten Batu Bara. Kabupaten Batu Bara dikenal sebagai sentra industri songket Melayu Batu Bara di Sumatera Utara. Potensi industrI songket ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh mitra dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Pendapatan utama ibu-ibu di desa Perupuk&nbsp; adalah menenun dan menjahit. Namun, masalah yang dihadapi oleh mitra yaitu kurangnya kreatifitas dalam memanfaatkan tenunan songket Melayu Batu Bara menjadi busana nasional modifikasi ready to wear. Padahal, melalui industri fashion mitra dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan dapat memanfaatkan produk busana menjadi platform pengenalan bentuk warisan budaya melalui tenun songket Melayu Batu Bara. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yaitu memberikan pelatihan pembuatan busana nasional modifikasi ready to wear di desa Perupuk, kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kab. Batu Bara. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini yaitu penyuluhan, pelatihan dan evaluasi. Penyuluhan dilakukan dengan memberi edukasi pengetahuan konsep busana ready to wear. Pengetahuan mitra dalam menciptakan busana ready to wear menggunakan tenun songket Melayu Batu Bara me­ning­kat secara signifikan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan mitra meningkat sebesar 81.6% kategori baik. Mitra mampu menganalisis konsep desain busana ready to wear, pembuatan pola, merubah pola sesuai desain, pengetahuan merancang bahan dan teknik menjahit busana. PKM ini diharapkan mampu membantu mitra dalam memanfaatkan potensi budaya daerah dan penguatan ekonomi masyarakat setempat serta memastikan produk busana ready to wear tetap mempertahankan identitas tenun songket Melayu Batu Bara.&nbsp; </em></p> 2024-07-19T13:15:55+07:00 Copyright (c) 2024 Erni Erni, Armaini Rambe, Yudhistira Anggraini, Hilma Harmen, Halimul Bahri