Empowering Digital Communication: Upaya Peningkatan LiterasiDigital Siswa SDN Kaumpandak 05 Cibinong

Authors

  • Arina Rubyasih Universitas Terbuka
  • Rachmawati Windyaningrum Universitas Terbuka
  • Stefani Made Ayu Artharini Koesanto Universitas Terbuka
  • Enang Rusyana Universitas Terbuka
  • Nia Jusniani Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.30656/ka.v8i2.11539

Keywords:

Empowering Communication, Literasi Digital, Siswa SD

Abstract

Literasi digital merupakan kompetensi penting bagi siswa sekolah dasar, khususnya dalam
membangun kemampuan komunikasi yang etis dan produktif di ruang digital. Namun, hasil
observasi awal di SDN Kaumpandak 05 Cibinong menunjukkan bahwa siswa masih
memiliki keterbatasan dalam memahami etika komunikasi digital serta cenderung meniru
bahasa tidak pantas dari media daring. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi
digital siswa melalui program Empowering Digital Communication. Metode yang digunakan
adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, survei awal, pelatihan interaktif,
serta monitoring dan evaluasi. Instrumen evaluasi berupa pre-test dan post-test yang
mencakup indikator etika digital, keamanan data, dan kemampuan memilah informasi.
Kegiatan dilaksanakan pada 26 September 2025 dengan melibatkan 60 siswa. Hasil
menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dengan rata-rata skor post-
test mencapai 98,1%. Sebagian besar siswa mampu memahami penggunaan teknologi secara
bijak dan membedakan perilaku komunikasi yang pantas dan tidak pantas. Namun
demikian, temuan kualitatif menunjukkan bahwa sebagian siswa masih menormalisasi
penggunaan bahasa kasar akibat pengaruh media digital, yang mengindikasikan adanya
kesenjangan antara pemahaman kognitif dan perilaku aktual. Kesimpulannya, program
Empowering Digital Communication efektif dalam meningkatkan literasi digital pada aspek
pengetahuan, tetapi belum sepenuhnya mengubah perilaku komunikasi siswa. Oleh karena
itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta integrasi literasi digital dalam
pembelajaran dan lingkungan keluarga agar perubahan tidak hanya bersifat kognitif, tetapi
juga tercermin dalam praktik sehari-hari

References

Afrina, C., Zulaikha, S. R., & Jumila. (2024). Low digital literacy in Indonesia: Online media content analysis. Record and Library Journal, 10(2), 374–387. https://doi.org/10.20473/rlj.V10-I2.2024.374-387

Altinsoy, E., & Boyraz, S. (2024). Digital Literacy and Moral Values in the Digital Environments: Secondary Students’ Perceptions. Brock Education Journal, 33(2), 32–54. https://journals.library.brocku.ca/brocked

Barokah, N., & Untung, S. (2024). Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi dan Komunikasi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Bahasa, 4, 347–356. https://doi.org/10.62383/dilan.v1i4.883

Butler, S. (2024). Young people on social media in a globalized world: self-optimization in highly competitive and achievement-oriented forms of life. Frontiers in Psychology, 15. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1340605

Cynthia, R. E., & Sihotang, H. (2023). Melangkah Bersama di Era Digital: Pentingnya Literasi Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 31712–31723. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/12179/9379

Faradibah, Krismanto, W., Musfirah, Halik, A., Pasinggi, Y. S., & Tuken, R. (2025). High Interaction of Elementary School Students with Gadgets: How Does Their Social Growth? Jurnal Eduscience (JES), 12(4).

Hilmiah, H., & Salehudin, M. (2024). Peran TIK pada Pembelajaran Abad 21 dalam keterampilan Kritis, Kreatif dan Kolaboratif Anak Usia Dini. Journal of Instructional and Development Researches, 4(6), 609–618. https://doi.org/10.53621/jider.v4i6.449

Katz, E., Blumler, J. G., & Gurevitch, M. (1974). Utilization of mass communication by the individual. Sage Publications.

Rousi, R., & Vakkuri, V. (2023). Digitalizing Communication in the Changing World (T. Waaramaa & N. Nissilä, Ed.; 1st ed., Vol. 1). University of Vaasa. https://urn.fi/URN:ISBN:978-952-395-076-4

Sabarita Br Tarigan, & Putri, A. N. (2025). Peranan Media Sosial dan Keluarga dalam Pengembangan Karakter Sopan Anak di Usia Sekolah Dasar Mis Nurul Falah Sibolga. Al-Anshor: Jurnal Pendidikan, 2(1). https://doi.org/10.63911/k2ybc026

Sari, G. I., Winasis, S., Pratiwi, I., Nuryanto, W. U., & Basrowi. (2024). Strengthening digital literacy in Indonesia: Collaboration, innovation, and sustainability education. Social Sciences & Humanities Open, 10, 101100. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2024.101100

Severin, P. M., & Tankard, J. W. , J. (2010). Communication theories: Origins, methods and uses in the mass media (5th ed.). Pearson.

Stieger, S., Lewetz, D., & Willinger, D. (2023). Face-to-face more important than digital communication for mental health during the pandemic. Scientific Reports, 13(1), 8022. https://doi.org/10.1038/s41598-023-34957-4

Published

2026-07-14

Issue

Section

Articles