Pengaruh Media Richness Terhadap User Trust Dan Persepsi Corporate Social Responsibility


Ayu Noorida Soerono(1*), Mzda Eko Sri Tjahjono(2), Hady Sutjipto(3),

(1) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
(2) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
(3) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
(*) Corresponding Author

Abstract


Studi ini meneliti pengaruh media richnerss terhadap user trust dan persepsi corporate social responsibility dengan sensitivitas lingkungan industri sebagai variabel moderating. Populasi dalam penelitian ini adalah  manajer pada perusahaan manufaktur di provinsi Banten yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jumlah perusahaan manufaktur di provinsi Banten sebanyak 45 perusahaan manufaktur. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purpusove sampling. Metode purpusove samping merupakan metode pemilihan sampel yang seseuai dengan penelitian ini yaitu; 1) Perusahaan manufaktur di provinsi Banten yang listing di BEI, 2) Responden dalam penelitian ini adalah manajer keuangan, manajer produksi, manajer sumber daya manusia, manajer pemasaran. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 180 responden. Penelitian ini menggunakan simple regression analysis sebagai alat analisis regresi sederhana dan menggunakan nilai selisih mutlak dengan menggunakan software Statistical Package for Social Science(SPSS). Hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif antara media richness terhadap user trust, sensivitas lingkungan industri tidak memoderasi hubungan antara media richness dengan user trust, pengaruh positif namun tidak signifikan media richness terhadap persespi corporate social responsibility.   


Keywords


Corporate social responsibility, User trust, Media richness theory, dan Informasi media.

References


Ardianto, Elvinaro Dr., Machfudz, Dindin M Drs., (2011). Efek Kedermawanan Pebisnis dan CSR. Jakarta: PT Gramedia

Burgoon, J.K., Bonito, J.A., Ramirez, A., Dunbar, N.E., Kam, K. and Fischer, J. (2002), “Testing theinteractivity principle: effects of mediation, propinquity, and verbal and nonverbal modalities in interpersonal interaction”, Journal of Communication, Vol. 52 No. 3,pp. 657-77.

Cho, C.H., Philips, J.R., Hageman, A.M., Patten, D.M., (2009), “Media Richness, User Trust, and Perceptions of Corporate Social Responsibility : an experimental investigation of visual web site disclosure”, Accounting, Auditing, & Accountability Journal, Vol.22 No.6, pp. 933-952.

Daft, RL., and Lengel, R.H. (1986), “Organizational information requirements, media richness and structural design”, Management Science, Vol. 32 No. 5, pp. 554-71.

Deegan, J. (2002), “Introduction: The legitimising effect of social and environmental disclosure – a theoretical foundation”, Accounting, Auditing, & Accountability Journal, Vol.15 No.3, pp. 282-311.

Ghozali, Imam. 2007. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Cetakan IV. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Harmoni, Ati., (2010), “Media Richness Theory dan Potensi Web sebagai Media Komunikasi CSR oleh Perusahaan”, In press.

Hartanti, Dwi., Rosantina, Elvia., Djakman, Chaerul., Sulistyorini, Dwi., Sari, Dahlia., (2008), “Perceptions On Corporate Social and Environmental Reporting: A Study In Capturing Public Confidence”, In press.

Hartanti, Dwi., Rahmawani., (2010), “Pengaruh Budaya dan Sosial Politik Terhadap Tampilan Situs Laporan Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan: Studi Perbandingan Perusahaan Migas Indonesia dan Perusahaan Migas Amerika Serikat”. SNA XIII, Purwokerto.

Lodhia, S.K. (2004), “Legitimacy motives for World Wide Web (WWW) environmental reporting: an exploratory study into present practices in the Australian minerals industry”, Journal of Accounting and Finance, Vol. 4, pp. 1-16.

McKnight, D.H., Choudhury, V. and Kacmar, C. (2002), “Developing and validiting trust measures for e-commerce: an integrative typology”, Information System Research, Vol. 13 No. 3, pp. 334-59.

Milne, MJ. and Patten, D.M. (2002), “Securing organizational legitimacy: an experimental decision case examining the impact of environmental disclosure”, Accounting, Auditing & Accountability Journal, Vol. 15 No. 3, pp. 372-405.

Munif, Aulia Zahra and Prabowo, Tri Jatmiko Wahyu., (2010), “ Faktor-faktor yang Mempengaruhi Indeks Pengungkapan Corporate Social Responsibility di Indonesia (Studi Empiris pada Perusahaan Non Keuangan yang Listing di BEI)”, Skripsi UNDIP.

Palmer, J.W. (2002), “Web site usability, design, and performance metrics”, Information Systems Research, Vol. 13 No. 2, pp.151-67.

Primadini, Intan., (2008), “Pengaruh persepsi khalayak mengenai CSR yang dipengaruhi oleh tingkat kredibilitas advertorial dan citra merek”, Skripsi FISIP UI.

Reverte, C. (2008). “Determinants of Corporate Social Responsibility Disclosure Ratings by Spanish Listed Firms”, Journal of Business Ethics (2009) 88:351–366 DOI 10.1007/s10551-008-9968-9.

Sembiring, Eddy Rismanda., (2005), “Karakteristik Perusahaan Dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial: Study Empiris Pada Perusahaan Yang Tercatat Di Bursa Efek Jakarta”, SNA VIII, Solo.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.


Article Metrics

Abstract view : 50 times| PDF (Bahasa Indonesia) : 48 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Ayu Noorida Soerono, Mzda Eko Sri Tjahjono, Hady Sutjipto



Creative Commons License
JAK (Jurnal Akuntansi) : kajian ilmiah akuntansi by http://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/Akuntansi is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License